HomeCelotehBUMN Erick ‘Seenak’ Bakso Blok S?

BUMN Erick ‘Seenak’ Bakso Blok S?

Kecil Besar

“You can taste the dishonesty” – Beyoncé, penyanyi R&B asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Gengs, menurut kalian kira-kira gimana jika seorang legend yang telah lama tidak tampak, secara mendadak turun gunung? Kalau tidak ada hal yang penting dan krusial, rasanya itu hal yang tidak mungkin terjadi ya, gengs. Secara mudahnya, jika doi muncul, berarti ada hal yang tidak sesuai pada tempatnya.

Nah, kondisi yang saat ini terjadi, memang begitulah adanya, cuy. Sangat tidak seperti biasanya, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan secara mendadak akhir-akhir ini banyak memberikan kritik kepada pemerintah, entah itu secara umum terhadap kabinet kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau secara privat kelembagaan, meski kritiknya tersebut kadang hanya dalam bentuk satire. Hehehe.

Ya, namanya juga legend yang berpengalaman, jadi ya gak kaget kalau pintar nyolek-nyolek begitu. Upsss.

Kenapa kali ini mimin menyebutnya sebagai seorang legend, itu tidak lebih karena ketika doi menjadi menteri BUMN hampir bisa menginisiasi kemunculan mobi listrik, cuy. Pasalnya, sebelumnya, belum ada menteri yang seprogresif doi. Yaa, meski pasca adanya insiden kecelakaan mobil tucuxi, tidak ada kabar kelanjutan. Hehehe.

Awalnya, kritik Dahlan Iskan hanya sebatas mengkritik rencana pencetakan uang sebesar Rp 600 triliun, cuy. Mungkin saking enaknya mengkritik, sampai kebablasan memberikan kritik lagi.

Kali ini Pak, Dahlan memberikan kritikk pedas kepada Kementerian BUMN, lembaga negara yang dulunya dipimpin oleh doi sendiri. Duh, namanya ghibah dan julit itu memang kelihatannya nikmat banget ya. Buktinya, Pak Dahlan aja sampai keterusan seperti itu, gengs. Hehehe.

Bahkan saking pedasnya, doi menilai bahwa BUMN tidak lebih bagus dari bakso yang ada di Blok S, gengs. Kalimat Pak Dahlan kurang lebih seperti ini, cuy, ketika dalam teleconference, “Agak memalukan menurut saya kalau BUMN kuat di bidang yang tidak terlalu terkait dengan ketahanan negara tapi sangat lemah yang justru secara langsung terkait dengan kepentingan publik. Misalnya waktu itu saya sangat prihatin bahwa BUMN di bidang pangan kalah dengan Bakso Blok S saking kecilnya dan saking jeleknya.”

Duh, Pak Dahlan kalau memberikan kritik mbok ya di filter dulu, soalnya pedes banget, cuy. Masa BUMN sampai disamakan dengan bakso.

Tapi bagaimanapun itu, ya, terserah pak Dahlan sih sebenarnya. Namanya juga kritik, ya dibikin loss saja, biar plong gitu. Kalau bahasa kerennya di anak-anak tongkrongan “los, gak rewel pokok e”. Hehehe.

Tapi by the way nih, kalau di tahun 2020 dan di bawah kepemimpinan Pak Erick Thohir saat ini dinilai tidak lebih baik dari Bakso di Blok S, terus BUMN di masa kepemimpinan Pak Dahlan Iskan gimana ya, gengs kira-kira? Hmmm, kok bisa berubah jauh ya? Mungkin kita bisa tunggu Pak Dahlan aja yang jawab ya, cuy. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Menyikap Tubir Milbus
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...