HomeCelotehAmien Rais “Ngeprank” Mumtaz?

Amien Rais “Ngeprank” Mumtaz?

Kecil Besar

“If someone were to herm my family or a friend or someone I love – I would eat them. I might end up in jail for 5000 years – but I would eat them” – Jhonny Depp, aktor asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Cuy, memang ya, yang namanya gengsi itu nggak ada habisnya. Bagaimanapun kondisinya, pasti akan berusaha diwujudkan deh. Ibaratnya, kalaupun harus mendaki gunung, lewati lembah, dan menyeberangi samudera nggak masalah akan dijalani.

Nah kondisi ini kelihatannya sedang dialami oleh salah satu tokoh reformasi Indonesia. Tahu dong kalian, siapa yang mimin maksud? Yes, benar sekali, Pak Amien Rais.

Kita tahu dong, bahwa Pak Amien ini memang berkonflik dan memilih jalan yang berbeda dengan Partai Amanat Nasional (PAN) sekarang. Dan kelihatannya doi sudah semakin yakin untuk menciptakan jalan berbeda dengan sang besan, yaitu Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan.

Pasalnya, baru saja Pak Amien Rais mendeklarasikan partai barunya yang bernama Partai Umamat. Bahkan kalau dilihat nih, doi mendeklarasikan partai barunya ini dengan penuh semangat dan riang gembira.

Sampai-sampai, kalau kalian menyimak ucapan dari doi, salah satu semangatnya mendirikan partai baru ini yaitu untuk menegakkan keadilan dan melawan kedzoliman.

Kurang lebih kalimatnya begini, sob: “Partai Ummat insyaallah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan. Selain itu akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semua aturan demokrasi universal”.

Weleh-weleh ini niat nyindir besan atau sentil sih anak nih, upsss.

Sebenarnya yang menarik bukan hanya terkait alasan berdirinya partai baru Pak Amien ya. Namun, lebih dari itu, kelihatannya Pak Amin ini semakin mantab untuk membuat jantung sang putra, yaitu Mas Mumtaz Rais olahraga nih.

Baca juga :  Verrell, Esetetika Kuasa dan Fatamorgana?

Lah gimana ya, gengs, karena kalau sampai terbentuk dan mendapatkan legalitas dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), kan Mas Mumtaz harus menepati janjinya, cuy, berenang dari Jakarta ke NTT.

Coba kalian bayangkan, apa nggak gokil, berenang melewati jarak sejauh itu. Sekelas pasukan khusus saja belum tentu sanggup kalau berenang dengan jarak sejauh itu. Eh, ini orang biasa loh. Duh, kalau mimin sih sudah pusing tujuh keliling, padahal cuma membayangkan. Hehe.

Sampai dalam hati mimin berpikir begini loh: “Wah, Pak Amien ini ibaratnya diam dan nggak banyak bicara soal pernyataan Mas Muntaz ternyata menyiapkan strategi untuk nge-prank sang anak nih”.

Memang deh, taktik sang tokoh reformasi ini nggak bisa diterka dan diperkirakan ya.

By the way, kalau mimin boleh bertanya, sudah siap belom nih Mas Mumtaz untuk menepati janjinya? Mungkin mempersiapkan baju renangnya, olahraga atau menyiapkan tabung oksigen untuk menyelam.

Atau barangkali mau cepat ya bisa nanti sewa speed boat dan ditarik saja, biar nggak lelah dan tenggelam di tengah jalan. Kan nggak lucu nanti ada berita di media bahwa Mas Mumtaz kenapa-kenapa karena ulah sang ayah. Hehehe.

Duh, kalau melihat konflik yang sedang terjadi antara Pak Amien dengan keluarganya sendiri ini, mimin jadi ingat konflik antara Presiden FC Barcelona, Josep Bartomeu dengan sang bintang Lionel Messi yang sempat memanas kemarin.

Yang namanya presiden klub itu kan layaknya orang tua yang memberikan pendampingan kepada pemain sebagai anaknya. Dan ternyata ada anak yang sedikit bandel, yaitu Mas Messi yang disebut memang tidak ingin lagi berada di Barcelona.

Pas banget kan seperti Mas Mumtaz di antara saudara-saudaranya. Tiga anak tetap taat dan patuh sama sang ayah, eh satu anak sedikit bandel. Semoga nanti hasil akhirnya juga sama seperti konflik Bratomeu dan Messi ya, yang bikin hati adem ayem dan tenang. Hehehe. (F46)

Baca juga :  Verrell, Esetetika Kuasa dan Fatamorgana?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

Keluarga Fahri ‘Terlatih’?

“Dengan modal keberanian dan teror saja, tak banyak yang bisa dicapai dalam kehidupan modern begini.” ~ Pramoedya Ananta Toer PinterPolitik.com Sempat disebut sebagai politikus independen, Wakil...

PSI Mau Ikut Hadang Neno?

“Orang hidup, termasuk saya, toh lebih sering memperhatikan wajah dan sifat-sifat orang lain ketimbang detail-detail selebihnya.” PinterPolitik.com Padahal gengs masa kampanye belum datang loh, tapi kok...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...