HomeCelotehAksi Duo Hashim-Prabowo

Aksi Duo Hashim-Prabowo

Kecil Besar

“Penyebaran berita bohong dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Jadi ya hati-hati” – Joko Widodo, Presiden Indonesia


PinterPolitik.com

Gengs, berhati-hatilah dengan statement dari orang lain, ya, meskipun orang tersebut punya nama mentereng. Pasalnya nih, banyak korban yang sudah merasakan pahitnya ‘berita bohong’. Dalam dunia perfilman, mimin yang pencinta Bollywood ini pernah dengar perseteruan seputar masalah tersebut.

Adalah Saif Ali Khan, si artis yang gempal dan ganteng itu tercatat sebagai pembuat berita bohong yang mencatut nama artis Hollywood papan atas, Natalie Portman. Kejadiannya bermula saat Saif Ali Khan ber-statement bahwa dirinya lagi terlibat penggarapan film bersama Mbak Natalie. Sontak saja publik menaruh ekspektasi, pun juga curiga.

Setelah beberapa waktu bergulir sampailah berita ini ke Mbak Natalie yang secepat kilat langsung mengklarifikasibahwa berita pelibatan dirinya dalam project film bersama Saif Ali Khan itu tidak benar.

Akhirnya, publik pun mendatangi Saif Ali dan menanyakan perihal statement-nya. Dengan tertunduk malu, Saif Ali bilang bahwa apa yang dikatakan Natalie memang benar.

Terus, apa dong alasannya? Kok bisa lho tokoh papan atas mengada-adakan suatu berita?

Tentu saja, alasan melambungkan nama pribadinya adalah jawaban yang ia akui secara jujur. Ya begitulah, cuy, kadang kala orang juga perlu caper alias cari perhatian. Tapi, ya, nggak begitu juga cara mainnya. Hehe.

Beda ladang, sama persoalan. Hal yang hampir mirip juga kayaknya sedang menyelimuti meja kerja Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Pasalnya nih, setelah Hashim Djojohadikusumo – adik Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto –melempar isu keberadaan proyek kisaran Rp 50 triliun, ternyata dalam suatu kesempatan hal itu dibantah oleh Kepala Biro Human Kemenhan Djoko Purwanto. Menurut Om Djoko, Kemenhan ternyata tidak pernah kedatangan proyeksenilai Rp 50 triliun dalam bentuk apa pun.

Waduh, kok jadi membingungkan begini sih? Penonton bisa-bisa kecewa kalau ternyata pernyataan Om Djoko benar, sedang statement Pak Hashim yang menyimpan motif mengangkat citra kakaknya itu hanya berita bohong belaka. Apabila sudah begini, harusnya Pak Prabowo membuat pernyataan dong. Bagaimanapun juga, kan, ini kaitannya dengan pribadi sekaligus institusi yang sedang dipimpinnya.

Jujur saja ya, cuy, mimin agak curiga deh dengan duo kakak beradik tersebut. Coba dilogika saja deh. Kalau memang pernah ada proyek Rp 50 triliun seperti yang dikatakan oleh Pak Hashim, mengapa kok dia sekaligus Pak Prabowo tidak melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)?

Ya, terlepas dari fakta itu, mimin dan para netizen nggak tahu yang benar siapa nih pernyataannya? Boleh lah Pak Prabowo klarifikasi buat ngejelasin ke kita-kita yang kepo ini. Hehe.

Apalagi, mengingat kalau Pak Prabowo ini merupakan pejabat publik sekaligus juga tokoh yang masih diisukan mau maju buat politik elektoral ke depan. Yuk, Pak Prabowo, speak up, ini untuk kebaikan bapak juga loh. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Hotel Sultan dan Mesin Uang Soeharto
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

“Orang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,” – Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswa  di seluruh penjuru negeri...

Pesan Isyarat Panglima TNI

“Panglima TNI pasti berpolitik. Politiknya adalah politik negara bukan politik praktis,” Jenderal Gatot Nurmantyo. PinterPolitik.com Penuh jejal spekulasi. Banyak yang menuding. Potret ini yang kian dilekatkan...

Pemerintah ‘Paksa’ Minum Air Kotor?

“Air berkata kepada yang kotor, ‘Kemarilah.’ Maka yang kotor akan berkata, ‘Aku sungguh malu.’  Air berkata, ‘Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?” ~...

Pasang Surut Hubungan Indonesia Australia

Atas insiden penghinaan lambang Negara itu, Indonesia menghentikan sementara kerja sama di bidang pendidikan  dengan Australia. pinterpolitik.com - Jumat, 6 Januari 2017. JAKARTA - Hubungan Indonesia dan Australia...

Otoriter, Jika Jokowi Tanpa Oposisi?

"Demokrasi kita akan terganggu karena berarti koalisi Jokowi itu akan jauh besar, mungkin di atas 90 persen kekuatan di parlemen". – Sirojuddin Abbas, Direktur...

Jangan Lupakan Pelajaran Mahal dari Timor Timur

Pengalaman Indonesia dalam menghadapi referendum dan pelanggaran HAM di Timor Timur (kini Timor Leste) seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi pemerintah. PinterPolitik.com Tepat 20 tahun lalu, tahun...

Anak STM Mendemo “Anak TK”

“Keterangan saya tidak begitu dipahami, karena memang enggak jelas bedanya antara DPR dan Taman Kanak-Kanak,” – Abdurrahman Wahid, Presiden RI ke-4 Pinterpolitik.com Awas, awas, anak STM...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...