HomeCelotehAhok Disenggol Kasus Brigadir J?

Ahok Disenggol Kasus Brigadir J?

“Pertanyaan saya, kapan mereka pacaran, sehingga ketika Ahok di balik jeruji dan di balik tembok mengikat perjanjian kawin dengan ajudan ibu,” – Kamarudin Simanjuntak, Pengacara Keluarga Brigadir J


PinterPolitik.com

Setiap orang punya cara tersendiri dalam menyampaikan pendapat.Tidak jarang penggunaan analogi menjadi cara untuk menjelaskan maksud yang telah diutarakan. Hal ini wajar terjadi karena analogi dianggap mampu menerangkan kalimat dan istilah yang sulit dimengerti. 

Tapi, bagaimana jika analogi yang disampaikan akhirnya berujung pada sebuah masalah baru. Fenomena semacam ini dapat kita lihat ketika Kamarudin Simanjuntak sempat menyinggung nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus Brigadir J. 

Dalam sebuah diskusi virtual melalui kanal YouTube Perianto Zamasi, Kamarudin yang merupakan kuasa hukum keluarga Brigadir J menganalogikan kasus Ahok dan Puput mirip dengan kasus Brigadir J yang saat ini ditanganinya. 

Sontak Ahok, melalui pengacaranya Ahmad Ramzy tidak terima disebut-sebut oleh Kamarudin. Ramzy lantas melayangkan somasi agar Kamarudin segera meminta maaf dan menyarankan untuk memfokuskan diri pada penanganan kasus Brigadir J, jangan sampai melebar kemana-mana. 

Btw, kasus Brigadir J ini merupakan sorotan yang hangat hingga saat ini. Tidak sedikit warganet yang menaruh iba dan prihatin akan kematian Brigadir J. Tapi apakah elok dengan bersandar pada rasa prihatin dari masyarakat, Kamarudin “seenaknya” membandingkan kasus ini dengan kasus Ahok? 

image 1
Ahok Keseret Kasus Brigadir J?

Kamarudin mungkin tidak punya keinginan untuk memfitnah ataupun mencemarkan nama baik Ahok. Mungkin Ia hanya ingin memberikan contoh, tapi dengan analogi dan cara berpikir yang keliru. 

- Advertisement -

Dalam ilmu logika, kesalahan demikian disebut false analogy, yakni kesesatan bernalar karena keliru dalam membuat analogi. Apa hubungannya pernikahan Ahok-Puput dengan kematian Brigadir J?

Anyway, kok bisa ya Kamarudin sampai menyerempet ke persoalan rumah tangga orang lain? Dalam konteks ngerumpi, mungkin hal ini bisa dianggap wajar karena seringkali persoalan rumah tangga menjadi topik menarik untuk dibahas. Atau jangan-jangan Kamarudin emang doyan ngerumpi? Upps.

Baca juga :  Hadi dan Seragam "Militer" ATR/BPN

Sebagai penutup, polemik Kamarudin dan Ahok ini memberikan pelajaran tentang bagaimana sebuah analogi harus digunakan dengan bijak, karena jika salah menampilkannya, tidak hanya konsekuensi etis yang diterima, melainkan juga punya konsekuensi hukum. (I76)


Apakah Jokowi Tersandera Ahok?
spot_img

#Trending Article

Ceker Ayam, Rahasia Kemajuan Tiongkok?

“Kami berusaha menyerap kenaikan harga komoditas ini, dengan memanfaatkan seluruh bagian ayam. Itu berarti menggunakan setiap bagian ayam, kecuali bulunya, kurasa.” – Joey Wat, CEO...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Melacak Arah Petir Brigadir J?

“CCTV harus diuji. Kenapa harus diuji? Pertama CCTV sudah disambar petir. Maka kalau tiba-tiba CCTV ketemu kembali, harus dibikin acara dengan petir, kapan petir...

Anies Ikuti Jejak Soekarno?

“Perubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, dilakukan agar Rumah Sakit ikut ambil peran dalam pencegahan penyakit, sekaligus mempromosikan hidup sehat.” – Anies Baswedan,...

Jokowi Kameo Pilpres 2024?

“Yang paling sering kalau ke kondangan. Bahkan saat nyumbang ke Surabaya, ada yang bilang kalau ada tamu Pak Presiden lagi blusukan. Bahkan ada yang rebutan...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Sambo Tidak Selincah Ninja Hatori?

“Kalau naik gunung itu, pijakan kakinya harus kuat. Jangan mengandalkan tarikan orang di atas. Kekuatan diri sendiri yang membawa kita ke atas.” – Brigjen...

Anies-AHY Kawin Paksa?

“Tentu proses membangun chemistry antara satu dan yang lain penting, bukan kawin paksa,” - Willy Aditya, Ketua DPP Partai NasDem PinterPolitik.com Siapa yang tidak kenal dengan Siti...

More Stories

Mahfud Sang Menteri Komentator?

“Tersangka belum diumumkan dia udah ngumumkan dulu. Apakah yang begitu itu jadi tugas Menko Polhukam. Koordinator, lo, bukan komentator.” – Bambang “Pacul” Wuryanto, Ketua Komisi...

Megawati Kok Bahas Hal-hal Remeh?

“Presiden saya waktu itu, wapres, presiden, saya tetap, lo, memasakkan bagi keluarga saya. Jadi adalah sebuah alasan yang tidak wajar menurut saya kalau yang...

Misteri Keresahan Gandum Limpo

“Kita impor terus nih. Kalau saya sih nggak setuju jelas. Kita, apapun kita makan singkong saja, sorgum saja, dan makan saja sagu” – Syahrul Yasin...