HomeBelajar PolitikPembelian pulau diperketat

Pembelian pulau diperketat

Ketentuan tersebut telah disepakati Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian, dan pemerintah daerah. Dengan cara itu tidak ada lagi pulau yang dikuasai penuh oleh pihak swasta atau asing.


PinterPolitik.com

Indonesia memiliki syarat ketat terkait dengan pembelian wilayah NKRI oleh asing atau swasta. Hal tersebut bertujuan agar pulau-pulau itu tidak dikuasai sepenuhnya oleh pihak swasta atau asing.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengemukakan, sesuai ketentuan, penguasaan pulau oleh perorangan atau badan, maksimum hanya sebesar 70 persen dari luas areal. Sedangkan 30 persen lagi tetap menjadi milik negara.

“Dari 70 persen itu, 30 persen harus dialokasikan untuk wilayah publik. Sebetulnya dari pulau yang boleh dikuasai hanya 40 persen lebih sedikit,” ujar Menteri Susi di Kantor KKP, Jakarta, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Ia mengatakan, ketentuan tersebut telah disepakati Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian, dan pemerintah daerah). Dengan cara itu tidak ada lagi pulau yang dikuasai penuh oleh pihak swasta atau asing.

Mengenai pulau-pulau yang telah dikuasai dan dikelola oleh pihak swasta, Menteri Susi menegaskan pihaknya akan meninjau dan menginvestigasi pengelolaannya. Jika terbukti melanggar aturan, pengelola akan diminta untuk mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. (E19)

Baca juga :  Setuju Hapus Dana Pensiun DPR?

#Trending Article

NasDem Diserang, SBY-JK-Paloh Dijegal?

Viralnya hacker Bjorka membuat Menkominfo Johnny G Plate mendapat hantaman sentimen minor, hingga dituntut untuk dicopot dari jabatannya. Sebagai kader Partai NasDem, apakah viralnya...

Mafia Tembak Jatuh Drone Prabowo?

Drone militer lokal Elang Hitam yang sempat jadi proyeksi andalan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto baru saja dialihkan ke penggunaan sipil oleh Badan Riset...

Siasat Yahya-Yaqut Internasionalisasi NU

Nahdlatul Ulama (NU) disebut tengah persiapkan G20 Religion Forum (R20). Apakah ini siasat Gus Yahya untuk internasionalisasi NU?

Tidak Etis Bila IKN Dilanjutkan?

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) telah memicu berbagai protes di masyarakat. Di tengah penolakan besar-besaran terhadap kenaikan BBM dan krisis ekonomi, pemerintah tetap...

Lawan Prabowo, Anies-AHY Hanya “Boneka”?

Wacana duet Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024 semakin menguat. Namun, pasangan kandidat tersebut tampaknya memiliki celah politik besar untuk...

Jokowi Diserang Operasi Intelijen Israel?

Berita tentang kunjungan “pejabat senior” Indonesia ke Israel untuk bincangkan normalisasi hubungan diplomatik kedua negara kembali muncul. Mungkinkah ini adalah bagian dari serangkaian operasi intelijen? 

SBY Turun Gunung, PDIP Panik?

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung dan menyebut Pilpres 2024 akan menelurkan calon yang telah dikehendaki oleh pihak tertentu. PDIP menjadi...

Rafale Akan Jadi Proyek Gagal?

Kementerian Pertahanan (Kemhan) baru saja mengumumkan pengaktifan kontrak pembelian jet Rafale dengan Prancis. Apakah ini memang akan jadi momen peningkatan kekuatan militer Indonesia, atau justru malah menjadi blunder?

More Stories

Infrastruktur Ala Jokowi

Presiden juga menjelaskan mengenai pembangunan tol. Mengapa dibangun?. Supaya nanti logistic cost, transportation cost bisa turun, karena lalu lintas sudah  bebas hambatan. Pada akhirnya,...

Banjir, Bencana Laten Ibukota

Menurut pengamat tata ruang, Yayat Supriatna, banjir di Jakarta disebabkan  semakin berkurangnya wilayah resapan air. Banyak bangunan yang menutup tempat resapan air, sehingga memaksa...

E-KTP, Dampaknya pada Politik

Wiranto mengatakan, kegaduhan pasti ada, hanya skalanya jangan sampai berlebihan, sehingga mengganggu aktivitas kita sebagai bangsa. Jangan juga mengganggu mekanisme kerja yang  sudah terjalin...