HomeBelajar PolitikNew Prabowo Kostum Baby Shark?

New Prabowo Kostum Baby Shark?

Kecil Besar

“Kadang kumencoba, tegar menghadapi bodohnya dunia, masyarakat kita dan semuanya gila!” ~ Superman Is Dead, Cerita Semalam


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]ubu Prabowo-Sandiaga Uno memiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk mendongkrak elektabilitas pasangan yang mereka usung. Mengingat dari rilis sejumlah lembaga survei, Prabowo-Sandi belum tertinggal jauh dari petahana.

Founder lembaga survei Kedai Kopi Hendri Satrio memberi saran bagaimana caranya agar Prabowo mampu menyalip Jokowi. Salah satunya yakni dengan merubah gaya kostumnya Prabowo. Pasalnya, seragam safari yang selama ini dikenakan mantan Danjen Kopassus itu sudah digunakan sejak pilpres 2014.

Waduh! Gimana menurut kalian wahai para netizen? Emang dengan Prabowo menggunakan kostum baby shark misalnya, kalian bakal mau beralih memilih Prabowo? Atau gimana nih gengs, jelasin dong ke eyke, gagal paham nih. Emang pakaian bisa mempengaruhi kekuatan mata uang rupiah atau bisa merangsang padi dan kedelai tumbuh dengan subur ya? Sampai sebegitunya Hendri kasih saran ke Prabowo. Wkwkwk.

Menurut Hendri, jika tidak ada perubahan, hal itu bisa membuat rakyat bosan memandang Prabowo. Komentar tersebut juga disertai dengan khayalan Hendri jika dirinya jadi timses Prabowo. Kata doi, hal pertama yang ia ganti dari Prabowo itu adalah kostum, jangan lagi putih, krem, cokelat. Kata doi orang bosen ngeliatnya, masa itu-itu lagi.

Anjay gurinjay nih orang, ngeledek atau ngasih masukan sih? Kok keknya ngejek banget komentarnya ya gengs. Mungkin doi mau ngerasain tangannya mantan Danjen Kopassus nempel di pipi kali ya? Wkwkwk, sembarangan protes yang enggak jelas bisa bahaya loh. Ckckck.

Harusnya kan Hendri komentarnya gini gengs, biar enggak buat Prabowo tersingung:

“Seandainya saya diberi kesempatan jadi tim suksesnya Prabowo-Sandi, hal yang pertama saya sarankan adalah meminta kepada Ratna Sarumpaet membujuk Prabowo ke klinik kecantikan untuk sedot lemak, biar kelihatan lebih seger lagi gitu! Kan bosan rakyat lihat Prabowo nggak kurus-kurus juga. Slim is beautiful bray!Wkwkwk.

Gimana gengs, sepakat atau enggak? Eh, ini bercanda loh, awas jangan diaduin ke Prabowo! Bisa-bisa tangannya doi malah nempel ke pipi eyke, bukannya Hendri! Wkwkwkwk. Share on X
Baca juga :  Unair, ITB, dan Ilusi Peringkat

Intinya mah gengs, apa yang disampaikan Hendri terkait The New Prabowo tidak lah perlu dikait-kaitkan dengan kostum sebagai faktor penentu naik atau turunnya elektabilitas. Jika Hendri mengimani hal itu, sama saja dong doi menghina kita sebagai pemilih yang senangnya lihat kulit luar, dan milih tidak dengan hati dan pikirannya? Betul apa betul? (G35)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_img

#Trending Article

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Waspada 3 “Kingdoms” of Jokowi?

Tiga provinsi, satu pola — kala gelar adat Jokowi di Lampung ternyata cuma puncak gunung es dari strategi politik yang lebih besar. 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

Vonis Nadiem Makarim menghadirkan sorotan pada Andi Saputra, hakim yang berbeda pendapat dari mayoritas. Apakah ia sekadar anomali, atau bagian dari tradisi “Mazhab Dissenters” seperti Saldi Isra?

Menanti Lahirnya Hoegeng Muda di Bhayangkara

Sehari sebelum pemakamannya Februari lalu, keluarga Hoegeng memutar rekaman pesan terakhir istrinya, dan Kapolri menyebutnya wasiat bagi seluruh anggota Polri. Delapan dekade lalu, institusi ini sudah menerima wasiat serupa dari suaminya. Namun, jamak disebut yang bertambah sejak itu cuma jumlah upacaranya. Benarkah demikian?

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...