HomeCelotehHabib Rizieq Berdamai Dengan Pemerintah?

Habib Rizieq Berdamai Dengan Pemerintah?

Kecil Besar

“Harap sahabat di Indonesia lebih hati-hati. Kurva Covid di Jakarta semakin tinggi. Depok sudah berlakukan jam malam. Di berbagai pesantren banyak santri kena Covid dan juga banyak kiai dan dokter wafat akibat Covid. Jaga diri dan keluarga serta jamaah”. – Habib Rizieq Shihab


PinterPolitik.com

Dalam politik memang tak ada kawan dan lawan yang abadi. Yang abadi hanyalah kepentingan. Demikianlah salah satu kutipan bersejarah dari mantan Perdana Menteri Inggris, Henry John Temple. Hingga saat ini, kata-katanya tersebut masih menjadi wajah utama kondisi politik di dunia.

Mungkin hubungan “musuh vs teman” itu terjadi juga nih dalam diri pemimpin tertinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Setelah 3 tahun ada di Arab Saudi, Rizieq memang masih menjadi “musuh” pemerintahan Presiden Jokowi.

Bukannya gimana-gimana ya, kritikan-kritikannya dan narasi politik yang ia bangun bersama FPI dan kelompok-kelompok pendukungnya sering kali berseberangan dengan pemerintah. Bahkan, sekalipun ada di luar negeri, Rizieq masih bisa menggerakan kelompoknya untuk melakukan aksi protes dan demonstrasi.

Tapi, sepertinya pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia sedikit mengubah tensi politik ini. Yang terbaru misalnya, Rizieq memberikan pesan bagi para pengikutnya di Indonesia untuk memberikan konsen lebih pada persoalan kesehatan ini.

Rizieq memberikan peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang benar-benar mendesak. Ia juga meminta masyarakat untuk menaati protokol kesehatan yang ada agar mengurangi dampak penyebaran virus mematikan ini.

Hmmm, seruannya memang sangat positif. Tapi, jadi berasa satu nada dengan pemerintah. Apakah ini tanda Habib Rizieq dan pemerintah sudah berdamai? Uppps.

Kemungkinan itu sih memang bisa saja terjadi, tapi hanya terjadi dalam konteks penanganan Covid-19 yang dampaknya memang sudah masif dan destruktif. Jadi sudah sewajarnya jika suara Rizieq juga pada akhirnya senada dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah.

Baca juga :  Sultan Jogja: Simpul Kuasa Indonesia

Kalau mau dianalogikan, ini mirip-miriplah dengan yang terjadi antara Professor X dan Magneto di film X-Men. Dua tokoh ini memang sering terlihat seperti bermusuhan. Masing-masing punya tujuan dan caranya sendiri-sendiri untuk menyelamatkan kaum mereka.

Namun, sering kali terjadi ketika dua tokoh ini menghadapi kekuatan besar yang sama-sama tidak bisa mereka tandingi, mereka bisa juga menjadi teman kembali.

Well, walaupun tidak 100 persen sama, mungkin kondisi inilah yang terjadi antara Rizieq dan pemerintah. Harapannya sih Covid-19 ini bisa segera berakhir dan semuanya bisa kembali normal seperti sedia kala. Bukan begitu? (S13)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor ‘Receh’ Jokowi

“Selera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.” PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

PSI, dari Achilles ke Batman

“Kamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kita”. – Odysseus, dalam film “Troy” PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

Prabowo vs Ma’ruf ‘Panaskan’ Tangsel

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih” – Jenderal Soedirman, Jenderal Revolusi Indonesia PinterPolitik.com Adakah di sini yang nge-fans sama Cristiano Ronaldo...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Habiburokhman “Fashion Police” Jokowi

"Always have fun with fashion dress to entertain yourself." ~Betsey Johnson PinterPolitik.com Ajegileee, kemarin eike sempet terpana lho melihat foto-foto pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan...

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

More Stories

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Komprador Gurita Batu Bara

Pemadaman listrik bergilir kembali menghantui sejumlah wilayah Indonesia. Di baliknya, PLN menghadapi defisit 20 juta ton batu bara yang belum dikontrak dari total kebutuhan 154 juta ton per tahun. Menteri Bahlil sempat membantah, namun tim koordinasi darurat sudah dibentuk — tanda masalah ini lebih serius dari yang diakui.

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...