HomeCelotehAmbisi Prabowo di Hadapan DPR

Ambisi Prabowo di Hadapan DPR

Kecil Besar

“A dream without ambition is like a car without gas… you’re not going anywhere.”

 – Sean Hampton, Actor


 PinterPolitik.com

Setelah ngotot melaksanakan rapat membahas anggaran pertahanan secara tertutup dengan DPR, sekarang Prabowo Subianto kembali masuk berita dengan rencananya yang mau ngirim Taruna Angkatan Militer (Akmil) belajar ke luar negeri.

Sejauh ini, ada dua negara yang bau-baunya jadi destinasi pengiriman, Amerika Serikat (AS) dan Malaysia.

Rencana pengiriman para Taruna Akmil ini akan terbagi di tiga tempat. Untuk Angkatan Darat akan dikirim ke West Point, New York. Angkatan Udara akan dimasukkan ke Air Force Academy di Colorado. Sementara untuk Angkatan Laut akan dikirim ke Annapolis di Negara Bagian Maryland. Lengkaplah intinya ya, mantap!

Selain itu, Prabowo pun sempat bertandang ke Malaysia untuk kerja sama pertahanan. Hal ini pun disambut hangat oleh Menhan Malaysia. Sampe Dahnil selaku Jubir Prabowo bilang kalo kehadiran Prabowo sebagai Menhan Indonesia membawa kebaikan bagi negara-negara ASEAN. Tapi ini sih perlu dicek lagi, soalnya takut salah. Tapi bisa juga bener sih.

Ide ini memang belum dibawa langsung oleh Prabowo ke rapat dengan Komisis I DPR RI, namun opini dari komisi tersebut sudah beragam.

Contoh saja menurut anggota Komisi I Dave Akbarshah Fikarno, pengiriman Taruna Akmil ke luar negeri akan mengurangi nilai persaudaraan mereka.

Opini senada juga disampaikan oleh  Wakil Ketua Komisi I, Abdul Kharis Almakhsyari kalo ngirim taruna cuman setengah atau satu tahun itu udah biasa, yang gak biasa kalo sampe empat tahun itu gak mungkin karena semangat korsa dan patriotismenya akan berkurang. Lagian dengan ngirim ke luar negeri belum tentu kualitas pendidikannya lebih baik.

Baca juga :  Menguak The Economist

Tapi masa sih? Pak Dave sendiri kan lulusan California State University Jurusan Ilmu Politik. Toh sekarang kerja sebagai DPR RI yang mengabdikan diri pada tanah air. Walau DPR sering didemo tapi toh tetep cinta sama NKRI kan.

Mungkin kurangnya informasi yang bikin beberapa anggota komisi tersebut gak setuju sama ide Prabowo. Memang sih, Prabowo cukup ambisius buat ningkatin SDM militer Indonesia. Sampe-sampe beliau juga menggandeng Kemendikbud buat rekrut mahasiswa S1, S2 dan S3 Indonesia buat jadi komponen cadangan pertahanan.

Tentunya mimpi menjadikan Indonesia lebih kuat dan ambisi untuk mempertahankan negara tentunya perlu kita dukung. Makanya saya pun mendoakan semoga rapat mendatang antara Prabowo dan komisi kesayangannya berjalan lancar. (M52)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Gerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

“Being alone is very difficult.” – Yoko Ono PinterPolitik.com Menjelang pergantian tahun biasanya orang-orang akan punya resolusi baru. Malah sering kali resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum...

Ada Luhut, Langkah Bamsoet Surut?

“Empires won by conquest have always fallen either by revolt within or by defeat by a rival.” – John Boyd Orr, Scottish Physician and...

Balasan Jokowi pada Uni Eropa

“Negotiations are a euphemism for capitulation if the shadow of power is not cast across the bargaining table.” – George P. Shultz PinterPolitik.com Sekali-kali mari kita...