HomeCelotehMahfud-Yenny Saling Berbagi Hati

Mahfud-Yenny Saling Berbagi Hati

Kecil Besar

“Jangan kau bangunkan perempuan yang sedang dilanda cinta. Biarkan dia larut dalam mimpi manis, agar tak menangis saat menghadapi fakta yang ternyata pahit.”


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]elalui putri kedua Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – atau melalui Hary Tanoesoedibjo – Jokowi berhasil meraih suara keluarga besar Gus Dur? Loh kok Hary? Wkwkwk.

Yoi cuy Harry Tanoe, masa kalian enggak tahu sih kisah tentang persahabatan Hary dengan Gus Dur? Mungkin aja kan Hary yang “katanya” saat ini sedang tersandera oleh kubu Jokowi, jadi dipaksa melobi Yenny Wahid untuk memberi dukungannya kepada Jokowi. Hehehe. Itu bukan saya loh yang bilang, tetapi isu dari rumput-rumput yang bergoyang hehehe.

Tapi gengs, kalau untuk saat ini, bahas yang beginian sudah tidak penting lagi deh dari mana dukungan itu berasal. Yang terpenting kan kemarin Yenny sudah mantap tuh dukung Jokowi dua periode. Tul apa betul?

Nah terlepas dari itu semua, Mahfud yang diketahui sebagai kader Gus Dur serta dekat dengan keluarga Presiden ke-4 RI tersebut, menyatakan tidak akan memaksa orang khususnya penggemar Gus Dur untuk memilih salah satu capres. Weleh-weleh.

Bagi Mahfud keputusan tersebut satu frekuensi dengan sinyal yang dikeluarkan Yenny saat deklarasi dukungan kepada Jokowi. Untuk ke depan Yenny dipastikan akan melakukan kampanye Pilpres yang nyaman dan tidak akan mendorong orang untuk memilih capres tertentu sebab itu akan menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan masyarakat. Du aduh...

Jika Yenny dan Mahfud serius bersikap seperti itu, jadi ketahuan dong ternyata mereka setengah hati dukung Jokowi dua periode. Kok bisa? Share on X

Ya bisa lah cuy. Kalau enggak setengah hati, pasti enggak ngomong gitu. Mungkin Yenny dan Mahfud bakal ngomongnya seperti ini:

Baca juga :  Jebakan Rindu Soeharto?

“Jokowi presiden kita, tidak ada alasan bagi Gusdurian memilih Prabowo-Sandi. Bila sampai Prabowo-Sandi berhasil kalahkan Jokowi, apa kalian tidak takut negeri ini jadi negeri kampret?” Kurang lebih seperti itu lah candaanya cuy. Wkwkwk.

Btw gimana nih menurut kalian, adakah sanggahan untuk gambaran di atas? Atau mungkin memang seperti itulah gaya Yenny dan Mahfud saat melakukan manuver politik di Indonesia yang unik ini?

Mereka bilang di depan tidak akan maksa, tetapi nyatanya di belakang mereka ngambek kalau sampai basis enggak mau ngekor dukung Jokowi. Wkwkwk. (G35)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...