HomeCelotehRupiah Tertekan,  Nyinyir Atau Bantuin?

Rupiah Tertekan,  Nyinyir Atau Bantuin?

Kecil Besar

“Bahagia itu sederhana kayak makan tempe sama jamurnya, atau kayak makan kerupuk tapi enggak usah di goreng.”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]emerintah dinilai sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang kian melemah. Saat ini rupiah sudah menyentuh angka Rp 15.002 per dolar AS, apa ini salah pemerintah?

Jangan salahin pemerintah dong gengs, salahin tuh dolar ngapa sih kebanyakan nge–gym. Alhasil jadi semakin kuat kan. Wkwkwk. Hadeh, kalau udah denger yang kayak begini nih rasanya tuh mau nyemilin bata merah atau aspal pinggir jalan biar kokoh kayak dolar AS. Ahahaha.

Nah sekali lagi nih gengs, jangan salahin pemerintah dong. Salahin tuh Prabowo, ngapa 2014 pake kalah sama orang yang… Isi sendiri deh gengs, ngeri dibilang cebong yang kampret. Wkwkwk.

Btw gengs, kalau ada yang bilang pemerintah bodoh dan dungu, kalian sama saja ngatain Prabowo lebih bodoh dan dungu loh! Kenapa? Iya, itu penghinaan buat Prabowo, masa 2014 doi kalah sama orang bodoh dan dungu! Share on X Wkwkwk.

Sebelum baca sampai habis, eyke mau bilang ke kalian kalau artikel ini mengandung komposisi 50 persen pro cebong dan 50 persen pro kampret. Jadi buat kalian yang 100 persen pro sama cebong atau 100 persen pro sama kampret, mohon mencoba untuk bersabar, ini bukan ujian gengs. Terima Kasih. Wkwkwk.

Balik ke topik ya gengs, menurut anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan, tekanan atas nilai tukar rupiah itu paling utama disebabkan oleh kebijakan ekonomi pemerintah yang kurang realistis. Kebijakan tersebut menimbulkan defisit neraca perdagangan dan defisit anggaran. Ngerti gengs?

Hmmm, baca yang gituan aja enggak ngerti, eh tapi sama deng kayak eyke gengs. Wkwkwk.  Intinya rupiah tertekan karena salah kebijakan aja. Eh bukan tertekan karena gerakan tagar #2019gantipresiden ya gengs! Ahahaha.

Jadi gimana nih gengs, kita mau salahin pemerintah yang dinilai keliru menentukan kebijakan, menyalahkan oposisi dan pengusaha yang bisanya ngemeng doang enggak ada solusi, atau mau nyalahin rakyat yang terlalu konsumtif enggan kreatif produksi dengan trobosan mutakhir?

Hmmm, bagi eyke, yang salah itu tetep dolar. Bila saja dolar tidak nge-gym, pasti deh rupiah enggak merasa dikecilkan apa lagi terkucilkan. Mentang-mentang mau jadi binaraga ya. Hehehe.(G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...