HomeCelotehAngin Lalu Rindu Soeharto

Angin Lalu Rindu Soeharto

Kecil Besar

“Banyak uang tapi bungkam apa guna? Banyak bicara banyak kerja baru berguna.”


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]ni artikel kedua yang akan diawali dengan jargon:

“Piye kabare, penak zamanku toh?”

Eh, jangan ketawa dong! Ini ungkapan Presiden ke-2 RI loh! Nih lihat aja fotonya.

Lah, maaf gengs, ternyata ini meme toh. Ada-ada saja ya para fanatik bikin yang kayak gitu.

Tapi gengs, menurut peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris, saat ini isu rindu Soeharto yang kayak gitu sudah tidak laku lagi loh untuk digaungkan demi meraup suara di Pemilu 2019.

Pantes aja ya Tommy Soeharto ambil dapil di Papua untuk nyaleg legislatif hehehe.

Menurut Syamsuddin, berdasarkan hasil survei teranyar LIPI, sebagian besar masyarakat menganggap demokrasi adalah sistem terbaik yang pernah ada.

Sisanya, hanya 15 persen masyarakat yang tidak setuju dan 12 persen sisanya tidak menjawab.

Nah, dari angka 15 persen yang tidak setuju tersebut, hanya lima persen yang mengatakan sistem pemerintahan di masa Orde Baru adalah ideal.

Berbeda nih gengs dengan pendapat Partai Berkarya yang baru lolos jadi peserta Pemilu 2019. Partai besutan Tommy Soeharto ini justru ingin membangkitkan kembali romantisme masa lalu era Soeharto. Weleh-weleh.

Partai itu ingin menawarkan kembali sejumlah program Soeharto untuk menarik dukungan masyarakat.

Kayaknya kurang survei nih tim Partai Berkarya, oldskull banget. Makanya pak, belajar dong sama Bowo Tiktok, biar kekinian. Bukan Bowo yang itu ya.  Becanda loh ya pak hehehe.

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, pernah bilang: “Ajaran Pak Harto yang baik akan ditawarkan kembali kepada masyarakat”.

Contohnya seperti Trilogi Pembangunan, delapan jalur pemerataan, pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila, serta posyandu.

Asli gengs, program posyandu gitu loh hehehe.

Tapi Priyo sangat optimistis dengan ajaran-ajaran tersebut gengs. Menurutnya, program-program itu mampu menarik simpati masyarakat untuk memenuhi target 80 kursi Partai Berkarya di DPR.

Gimana gengs menurut kalian? Sudah cukup oke kah? Atau hanya sekedar “banteng duduk”, alias terjemahin sendiri deh hehehe.

Nih ada kata-kata Thomas Aquinas mengenai pemerintahan terbaik itu yang seperti apa: “Sistem pemerintahan terbaik itu adalah sistem pemerintahan monarki absolut dan sistem pemerintahan terbengis itu adalah monarki absolut.”

Jadi, intinya, apapun sistem pemerintahannya kembali kepada kebijaksanaan seorang pemimpin itu gengs. Sekarang kalian tahu kan? Hayo gimana? Hehehe. (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...