HomeCelotehPrabowo Suka Rakyat Naik Kuda

Prabowo Suka Rakyat Naik Kuda

Kecil Besar

“Itu kuda lumping, kuda lumping, kuda lumping kesurupan.” ~ Elvi Sukaesih, ‘Kuda Lumping’


PintarPolitik.com

[dropcap]L[/dropcap]agu panggung sandiwara ciptaan Ahmad Albar memang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia pada tahun 90-an. Siapa yang tidak mengetahui lagu ini pada zamannya?

Bahkan sampai hari ini masih saja ada yang mengutip lirik lagu itu dan bilang bahwa dunia ini adalah panggung sandiwara. Banyak orang yang menyembunyikan maksud dan tujuan aslinya. Mereka malu-malu dan asyik bersembunyi di belakang topeng.

Prabowo Subianto mungkin jadi satu dari jutaan orang yang mengimani lirik lagu ini. Menurut Prabowo, pemerintah saat ini selalu normatif dan berakting. Harga bahan pokok disebut stabil, perekonomian membaik, inflasi terkendali, musim mudik Lebaran pun lancar. Menurut Prabowo, pemimpin kita di banyak level memang pandai bicara dan berakting. Waduh!

Nyatanya gengs, Prabowo lebih suka naik kuda dibanding hambur-hambur uang bangun infrastruktur. Lebih senang negara berperang karena Indonesia harus komitmen kembali menerapkan UUD 1945.

Siap-siap deh kita punya presiden seumur hidup dan diserang banyak negara.

Nah kok bisa?

Iya gengs, karena Prabowo sempat bilang kalau TNI kita lemah. Pertahanan beras hanya bisa 18 hari, BBM bertahan 21 hari.

“Makanya benar saya latihan naik kuda,” begitu kata Prabowo biar nggak bergantung pada BBM.

Nah kan serem, belum apa-apa saja sudah ngitung persiapan mau perang aja gengs.

Tapi tenang gengs, mungkin semua itu hanya sandiwara saja. Soalnya TNI kita tidak benar-benar lemah. Menurut Globalfirepower.com, lumayan lah gengs, Indonesia masih ranking 15 sebagai negara dengan angkatan perang terkuat di dunia.

Satu lagi nih gengs, coba deh perhatikan kata-kata Prabowo soal pemimpin di berbagai level tertinggi yang hanya pandai berbicara dan pandai berakting. Nah!

Baca juga :  Sultan Jogja: Simpul Kuasa Indonesia

Tebukti kan kalau Prabowo juga lagi akting. Wong dia juga kan pemimpin di level tertinggi Partai Gerindra hehehe. Masa sih enggak jago berbicara dan akting? Uppss bercanda ya gengs. Hehehe.

Bicara sandiwara, mungkin Adolf Hitler lebih lihai dari kebanyakan orang saat ini. Coba aja simak apa yang dikatakanya: “Tidak masalah seberapa banyak kebohongan yang kamu buat, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kamu membuat kebohongan itu menjadi kenyataan.” (G11)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...