HomeCelotehSandi Bapak PKL Sejati

Sandi Bapak PKL Sejati

Kecil Besar

“Ini di tengah kota jadi ini merupakan potensi dan tantangan, Kalau saya melihatnya sebagai potensi. Saya melihat sebagai peluang. Ramai itu berkah yang harus kita tata ke depan.” ~ Sandiaga Uno


PinterPolitik.com

Kalau ada pejabat pemerintah daerah yang senang liat kotanya semrawut karena Pedagang Kaki Lima (PKL), ya pasti Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta saat ini. Atas nama rakyat kecil, sepertinya Anies dan Sandi menerapkan sistem “apa aja boleh” demi mencapai citra pemerintahan daerah yang baik.

Sayangnya, aturan “apa aja boleh” ini terkadang jadi melupakan hak-hak warga Jakarta lainnya, seperti misalnya pemangkasan fungsi trotoar yang seharusnya milik pejalan kaki tapi malah ditebas paksa untuk dijadikan lahan berdagang. Sehingga tak heran bila Sandi mendapatkan gelar Bapak PKL belakangan ini.

Keberhasilan Anies-Sandi menutup Jalan Jatibaru Tanah Abang pun, sepertinya dianggap sebagai prestasi membanggakan. Bagaimana tidak, para pedagang dipersilakan menjajah jalanan yang khusus ditutup untuk berjualan. Teratur atau tidak, nyaman atau tidak, itu urusan belakangan karena yang penting para pedagang senang dan popularitasnya sebagai pejuang rakyat kecil di tangan.

Apalagi menjelang hari raya seperti ini, biarpun masyarakat tumpek blek dan berhimpitan karena lokasi berjualan yang ala kadarnya pun, bagi Sandi adalah sebuah pertanda berkah bagi pedagang. Bagi pembeli? Ah, sudahlah, salah sendiri belanja di Tanah Abang. Bagi Sandi kan yang penting pedagang senang.

Baca juga :  Anies dan Koleksi Pion Riyadh

Saking baiknya, Sandi pun sudah tutup mata dengan segala keteraturan yang sebelumnya Anies bangga-bangga kan. Kawasan pedagang yang awalnya hanya berada di satu ruas jalan pun, kemudian menjalar ke ruas sebelahnya yang seharusnya diperuntukkan bagi bus TransJakarta dan kendaraan bermotor.

Belum lagi, para pejalan pun kini harus bersedia langsung berhadapan dengan pedagang yang menutupi trotoar di depan Stasiun Tanah Abang. Pejalan kaki tidak nyaman? Ya salah sendiri, kenapa turun di Tanah Abang! Tapi sekali lagi, semua itu pertanda berkah bagi Sandi yang penting pedagang senang! Wow, benar-benar Bapak PKL sejati.

Bagi mantan pemain basket terkenal di AS, John Wooden, sebenarnya untuk menentukan keberhasilan seorang pemimpin, tidak bisa dilihat dari apa yang bisa ia lakukan semata. Tapi dari seberapa besar ia memberdayakan kemampuannya menyelesaikan masalah. Nah, sekarang apa kah menyelesaikan masalah dengan masalah, juga termasuk berkah?  (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...