HomeCelotehFahri Lebih Hebat Dari Jokowi?

Fahri Lebih Hebat Dari Jokowi?

Kecil Besar

Gerakan ganti presiden yang diusung PKS, ditertawakan Ruhut Sitompul.


PinterPolitik.com

“Seperti pentas yang perlu badut dan punakawan, politik pun diramaikan sosok-sosok menggemaskan.” ~ Najwa Shihab

[dropcap]P[/dropcap]anggung politik memang selalu ramai dan menggemaskan, jangankan dari sosok-sosoknya, dari pernyataannya pun kadang bisa membuat seseorang terpingkal-pingkal. Tak perlu badut, punakawan, atau Cak Lontong sekalipun, cukup tampilkan seorang politikus ambius di depan panggung, maka hiburan menggelikan akan ditampilkan.

Tak jarang, sesama politikus bisa saling menertawakan. Contoh saja, Ruhut Sitompul yang kini menjadi politikus tanpa partai itu. Walau sekarang enggak bertengger di partai mana pun, Si Poltak Raja Minyak ini masih saja eksis mengomentari sepak terjang para politikus. Terutama yang berseberangan dengan Jokowi.

Pengacara yang juga artis sinetron ini, kembali mengaku tertawa termehek-mehek lagi melihat sepak terjang PKS yang sibuk mempopulerkan tanda pagar (tagar) ganti presiden (#GantiPresiden). Gerakan yang katanya merupakan antitesa dari tagar dua periode (#DuaPeriode) ini, memang lagi jor-joran disebar oleh partai tersebut.

Walau semangatnya bukan untuk mengusung Prabowo, tapi sudah pasti lah ya untuk melengserkan Jokowi. Nah di sini masalahnya, kata Ruhut, gerakan yang langsung diklaim dimotori oleh PKS ini, adalah gerakan yang lucu dan sangat menggelikan. Lho, gerakan serius begini kok dibilang lucu?

Jadi tuh ya, Ruhut merasa lucu karena PKS sibuk banget pingin jatuhin Jokowi. Padahal, di dalam partainya sendiri, mereka sampai sekarang masih gagal tuh menjatuhkan Fahri Hamzah dari kursi empuknya di DPR. Lha, kalau melengserkan yang masih dalam batas kekuasaan partainya aja enggak bisa, kok sekarang PD banget mau lengserin Jokowi yang didukung banyak partai? Ow, ow, ooow, telak sekali.

Baca juga :  Jokowi: Saya akan Lawan! Part 2

Tapi, nasib Fahri kalau dipikir-pikir lebih hoki lah ya dibanding Ruhut. Walau dipecat dan berupaya dijegal oleh partainya sendiri, bahkan berseteru sama ketua umumnya, Fahri masih tetap bercokol di kursi kekuasaannya hingga kini. Nah kalau Ruhut gimana? Ah ya ya, dia kan udah di pecat dari partainya. Uugh, kiciaaan.

Hmmm, jadi penasaran. Kira-kira, dengan gerakan tagar ganti presiden itu, Jokowi bakal bisa terjungkal engga ya? Kalau engga, berarti  PKS yang payah ya. Nah kalau ternyata berhasil dijungkal, apakah itu berarti Fahri Hamzah lebih hebat dari Jokowi? Coba kita lihat aja hasilnya di 2019 nanti deh. (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...