HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Singapura Tegaskan Solusi Dua Negara ke Israel

Pertemuan antara Perdana Menteri Singapura dengan Perdana Menteri Israel sengaja tidak dipublikasikan meluas, untuk menghormati Malaysia dan Indonesia. Dalam pertemuan bersejarah ini, PM Lee...

McMaster Penasehat Keamanan Nasional Baru Trump

Paska mundurnya Letnan Jenderal Michael Flynn dari jabatan Penasehat Keamanan Nasional, Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya menetapkan penggantinya, Senin (20/2). Terpilihnya Letjen HR....

Indonesia Bantu Perdamaian di Laut China Selatan

Perebutan wilayah di Perairan Laut China Selatan antara Tiongkok dengan beberapa negara ASEAN, masih belum mencapai titik temu. Indonesia sebagai negara tetangga yang mampu...

Menyikapi Banjir dan Introspeksi

"Banyak kawasan yang seharusnya menjadi daerah resapan air dan ruang terbuka hijau berubah menjadi kawasan bisnis," kata Yayat Supriyatna, selaku pengamat tata ruang perkotaan,...

Wapres AS Bujuk Uni Eropa

Pujian Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa (UE) dan sikap ragu-ragunya pada NATO, kembali memunculkan kecaman keras...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?