HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Survei Gallup, Kekuatan Jokowi?

“Kepercayaan pada pemerintah sangat berkaitan dengan persetujuan masyarakat di negaranya mengenai kepemimpinan dan dugaan adanya korupsi dalam pemerintah yang tercakup dalam negara-negara OECD,” ~...

Akhir Sengketa UU Pemilu?

Undang-undang Pemilihan Umum (Pemilu) akhirnya disahkan DPR, walau diwarnai aksi walk out beberapa partai politik. Begitu juga dengan Yusril dan Fadli Zon yang berniat...

Syahwat Politik Artis

Politik kerap tak pandang bulu, bahkan seorang artis, yang tanpa pengalaman di roda pemerintahan sebelumnya, pun bisa dibuatnya menjadi politisi, seperti apakah rangkumannya? simak...

PDIP Fokus di Empat Provinsi

Setelah mendapat banyak kekalahan di Pilkada 2017, PDI Perjuangan mengubah strategi dan hanya fokus pada empat provinsi yang menjadi basis massanya. PinterPolitik.com Kalau tidak ada aral...

Mencari Musuh 3 Srikandi

Nama Sri Mulyani, Susi Pudjiastuti, dan Rini Soemarno, tentu tak asing di telinga masyarakat. Menteri populer andalan Presiden Jokowi ini, berhasil selamat dari Reshuffle...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah