HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Densus Tipikor, Tarik Ulur Jokowi

Awalnya memberi lampu hijau pada wacana pembentukan Densus Tipikor, tapi kini Presiden Jokowi seolah berbalik arah. Ada apa? PinterPolitik.com   Beberapa bulan belakangan, topik pembentukan Datasemen Khusus...

Politik Islam Jokowi

Apakah benar Jokowi anti Islam? PinterPolitik.com Partai Gerindra memberi catatan merah terhadap tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, terutama soal demokrasi yang dinilai mengalami kemunduran. Menurut...

Transportasi untuk Tim ‘Jalan-Jalan’ Anies

Belum reda kisruh soal reklamasi dan pidato pribumi, kini Anies dituduh jadi biang kerok macet jalur Puncak. Tim jalan-jalannya kurang cihuy strateginya. PinterPolitik.com  Akhir pekan adalah...

BPJPH, Upaya Melucuti MUI?

Wewenang menerbitkan sertifikat halal yang semula milik MUI kini beralih ke pemerintah melalui BPJPH. Lalu apa peran MUI nantinya? PinterPolitik.com Penerbitan sertifikat halal kini telah resmi...

Elegi Gus Dur Pahlawan Nasional

Setelah gagal menjadi Pahlawan Nasional pada 2016 lalu, nama Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kembali masuk daftar calon Pahlawan Nasional 2017. Strategi politik Khofifah?...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?