HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Buah Agresi Balasan Dedi Mulyadi

“Karena dendam hanyalah marah yang sekejap direndamkan, tetapi akan membunuhku dengan diam dan perlahan” ~ Marsli N.O. PinterPolitik.com Kang Dedi Mulyadi, Ketua DPD Partai Beringin Jawa...

Jokowi Juga Suka Berpuisi

Pak Jokowi kayaknya suka baca puisi juga ya. Katanya pada peringatan hari ibu nanti, beliau bakal berpuisi lagi. PinterPolitik.com Jokowi memang nggak hebat berpuisi seperti Chairil...

Titiek, Legowo Terima Nasib?

“Kembali lagi soal takdir, mulailah menerimanya dengan lapang hati. Karena kita mau menerima atau menolaknya, dia tetap terjadi…” ~ Tere Liye PinterPolitik.com Bagaimanapun garis takdir sudah...

Jokowi – JK Gagal?

“Pemimpin terbesar memobilisasi orang lain dengan menggabungkan dan menyatukan orang-orang di sekitar dengan visi bersama." ~ Kenneth Blanchard PinterPolitik.com Pemimpin harus muncul sebagai problem solver di...

Jokowi Naik Pitam, Menteri Berani?

“Orang tidak akan punya waktu untuk Anda jika Anda selalu marah atau mengeluh.” ~ Stephen Hawking PinterPolitik.com Siapapun bisa marah, marah itu mudah. Tetapi, marah pada...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?