HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Bencana Kesehatan di Asmat

HTI Menang Gugatan Pengadilan?

Beredar kabar di media sosial dan berbagai pesan berantai bahwa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah memenangkan gugatan di pengadilan. Kabar tersebut memang telah dibantah,...

Tiga Parpol dalam Bahaya

“Sebiru-birunya langit, tak ada yang lebih biru dari menerima rasa sakit. Semerah-merahnya darah, tak ada yang lebih merah dari menahan segala amarah.” PinterPolitik.com Perjalanan kasus megakorupsi...

Mungkinkah Pemerintah Indonesia ‘Ditutup’ Sementara?

Amerika Serikat (AS) mengalami government shutdown karena rencana anggaran 2018 tidak mendapatkan persetujuan dari Senat. Hal ini mengindikasikan adanya perlawanan terhadap pemerintahan Trump. PinterPolitik.com Pemerintah AS...

Wajarkah Berburu Kejahatan Tanpa Korban?

Pembahasan RUU KUHP disebut akan memidana banyak aktivitas privat warga negara. Tindakan ini kerap dikenal sebagai kejahatan tanpa korban. PinterPolitik.com Belakangan ini masyarakat merasa hak-hak privat...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?