HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

McBeth Dan Serangannya di Media

Upaya Jokowi Merebut Suara Kampus

Priit! Kartu Kuning dari Kampus Kuning

Tidak Patuhnya Mentri Jokowi

Jokowi-Puan Baperan

Puan Maharani mendukung rencana Jokowi untuk mengirim Ketua BEM UI  Zaadit Taqwa ke Asmat. Segitu aja kok baper? PinterPolitik.com Aksi Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Zaadit...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah