HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Nyawa Murah TKI NTT

Adelina Lisao bukan yang pertama. Korban kekerasan buruh migran di NTT terus bertambah selama 10 tahun terakhir. Mengapa ini bisa terus terjadi? PinterPolitik.com Sebuah foto viral...

Ambisi Politik Militer

Jokowi Jadi Lurah Darurat

"Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita, pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita yang bekerja tanpa bayaran." ~ Corrie ten Boom PinterPolitik.com Rasanya tak akan pernah ada henti-hentinya...

Partai Gerindra ‘Beranak’?

“Politik adalah cara merampok dunia. Politik adalah cara menggulingkan kekuasaan, untuk menikmati giliran berkuasa.” ~ WS Rendra PinterPolitik.com Partai Gerindra resmi menyandang nomor urut dua dalam...

Tommy Lagi Lupa Diri?

Tommy Soeharto sekali lagi menyentil Jokowi mengenai jumlah utang yang menggunung. Lho, Tommy lagi lupa diri ya? PinterPolitik.com “Tapi mungkin, manusia terlalu angkuh dan sombong, hingga...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah