Presiden Prabowo menyebut mereka “kancil”. Bukan penguasa bertaring, melainkan elite adaptif penjaga keseimbangan. Muhaimin Iskandar, Sufmi Dasco Ahmad, dan Bahlil Lahadalia mungkin secara tak langsung menunjukkan bahwa politik modern dimenangkan oleh negosiasi, koneksi, dan eksekusi.
“Aku merasa sedang dipermainkan oleh nasib, tenggelam ke dalam mimpi berlapis-lapis, mimpi yang di dalamnya ada mimpi lagi, lagi dan lagi.” PinterPolitik.com Prabowo memberanikan dirinya untuk...
“Anda dilahirkan memiliki sayap, mengapa lebih memilih hidup merangkak?” ~ Jalaluddin Rumi PinterPolitik.com Partai Golkar telah meyakini untuk melabuhkan kembali pilihannya mengusung Joko Widodo sebagai Presiden...