Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.
Ada udang crispy di balik pujian? Pujian dan apresiasi Pramono Anung, Rano Karno, dan PDIP belakangan ini dinilai hanya demi merengkuh ceruk suara Islam perkotaan...