Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.
“Masyarakat terperangkap oleh politisi dan politisi terperangkap oleh pengusaha.”
Pinterpolitik.com
Sejumlah pihak menyambut positif keputusan Yenny Wahid mendukung pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres...
Penghentian proyek reklamasi akan menguntungkan Prabowo. Gagasan ekonomi kerakyatan dan anti-neoliberalisme Prabowo telah terwakili oleh kebijakan Anies Baswedan.
PinterPolitik.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja...
Fethullah Gulen dan Rizieq Shihab tengah menghadapi rezim yang berbeda haluan politik. Di Turki, Presiden Erdogan meminta Jerman menetapkan gerakan Gulen sebagai organisasi teroris....
“Tidak hanya manusia, hewan dan jin yang bisa beranak-pinak. Uang juga bisa beranak-pinak kalau dipegang politikus!”
PinterPolitik.com
Partai Amanat Nasional (PAN) melaporkan dana awal kampanye untuk...
“Korupsi melulu, kapan tobatnya? Tobatnya nunggu dipanggil KPK? Bisa ae, dasar tikus!”
PinterPolitik.com
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung, khawatir bahwa kasus dugaan korupsi proyek PLTU...