HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

Ekspor Pasir, “Mengalah” Jokowi untuk Singapura? 

Keputusan pemerintah membolehkan kembali ekspor sedimen (pasir) laut menuai sejumlah kritik. Kira-kira apa alasan Presiden Jokowi setujui keputusan tersebut? 

 Sanggupkah Suswono Lengkapi RK?

Udah makan asam garam dalam dunia politik dan pemerintahan nih Pak Suswono. Share pendapat kalian di kolom komentar ya!  

Ahokers Mau Pilih Siapa?

Mau dibawa ke mana para Ahokers?~ 

Dapat Beasiswa Tapi Naik Gulfstream

Alhamdulillah, bisa dapat beasiswa dan tebengan Gulfstream. 

SBY-Prabowo: The Two Progressive Generals

Two generals  Pertemuan Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kartanegara dinilai menarik karena membawa narasi optimisme yang positif secara atmosfer politik. Tak hanya dilihat...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT