Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?
“Politik di Indonesia tanpa orang bodoh, bagaikan cireng tanpa micin!”
PinterPolitik.com
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantu mediasi antara...
“Rumahku sangat indah. Saat siang atapnya berwarna biru dan saat malam bintang hiasannya. Suhunya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Walau kata orang...
“Pemuda harus berjuang untuk siapa? Siapa yang layak kita perjuangkan? Presiden, sistem negara, kebijakan publik, atau mempertjuangkan perut kawan yang lapar?”
PinterPolitik.com
Ketua Umum Partai Solidaritas...
Dukungan politik adalah hak, bukan kewajiban warga negara, yang sangat mungkin untuk digunakan oleh gerakan 212 - Eggi Sudjana, Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212
PinterPolitik.com
Diskursus politik identitas...