HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Beceng Oknum Sahroni Eye for an Eye

Turut berduka cita untuk para korban   Plis banget jangan sampe keulang terus #polri #tni #oknum #sabungayam #senjata #uutni #sahroni #ahmadsahroni #infografis #politikindonesia #beritapolitik #beritapolitikterkini

The Danger Lies in Sri Mulyani?

IHSG anjlok. Sementara APBN defisit hingga Rp31 triliun di awal tahun.

The Market Haunts Prabowo…

Pas lagi turun harganya gini apakah kalian beli saham?

Prabowo’s Flashpoint?

Kalau menurutmu gimana nih, apakah komunikasi politik pemerintah perlu dibenahi? Berikan pendapatmu di kolom komentar ya!

Era of De-globalization, China?

Iya ya, belakangan peran internasional mereka terlihat seperti tertukar 

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah