Kaesang mulai menabuh genderang di jantung politik Solo Raya, wilayah yang selama ini identik dengan Puan, PDIP, dan jejak Jokowi. Namun pertaruhan sesungguhnya bukan kursi DPR, melainkan ujian besar. Mengapa demikian?
Layaknya empat penunggang kuda Reformasi, yaitu Gus Dur, Amien Rais, Megawati, dan Sri Sultan Hamengkubuwono X bersinergi menghasilkan daya dorong dan daya hentak politik...
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman menyatakan akan berupaya meredam radikalisme dan terorisme. Wacana ini dikritik banyak orang karena terkesan melanggar tugas dan kewenangan seorang KSAD. Di sisi lain, beberapa pihak justru mendorong Dudung. Tepatkah kemudian inisiatif Dudung kita apresiasi? Apakah ini saatnya TNI terjun memberantas radikalisme?