Presiden Prabowo menyebut mereka “kancil”. Bukan penguasa bertaring, melainkan elite adaptif penjaga keseimbangan. Muhaimin Iskandar, Sufmi Dasco Ahmad, dan Bahlil Lahadalia mungkin secara tak langsung menunjukkan bahwa politik modern dimenangkan oleh negosiasi, koneksi, dan eksekusi.
Ganjar Pranowo bersikukuh untuk tetap di PDIP ketika ditanyai Najwa Shihab soal kemungkinan pindah partai. Apakah ini cinta tak berujung Ganjar untuk PDIP?
Dalam alam demokrasi yang mengandaikan supremasi politik harus dimiliki oleh orang banyak, justru digerogoti oleh sekelompok elite. Oligarki yang dimainkan oleh elite ini sangat berkuasa dan bahkan memaksakan...