Presiden Prabowo menyebut mereka “kancil”. Bukan penguasa bertaring, melainkan elite adaptif penjaga keseimbangan. Muhaimin Iskandar, Sufmi Dasco Ahmad, dan Bahlil Lahadalia mungkin secara tak langsung menunjukkan bahwa politik modern dimenangkan oleh negosiasi, koneksi, dan eksekusi.
Gagasan satu pemerintahan global umumnya muncul dalam cerita fiksi. Tetapi, melihat perkembangan globalisasi, tampaknya wacana tersebut bukanlah mimpi belaka. Mungkinkah kemudian tercipta sebuah satu pemerintahan tunggal yang mengatur dunia?