HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Wall-Ah

Jokowi disebut telah minta masalah satelit Kemhan dituntaskan sejak 2017

Puan “Berulah” (Lagi) di Paripurna?

Ketua DPR RI Puan Maharani dikabarkan tolak interupsi saat Rapat Paripurna soal RUU IKN. Mengapa Puan "berulah" (lagi) di rapat paripurna?

Kok Pengungsi Afghanistan Dipukuli?

Heboh Lagi, Arteria

Permintaan Arteria Dahlan untuk copot seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) dikritik publik

Usung Andika, Golkar Tekan PDIP?

Partai Golkar kembali membuka opsi seluas-luasnya kepada tokoh politik yang dinilai mampu menjadi pendamping Ketua Umum mereka, Airlangga Hartarto. Nama Panglima TNI Andika Perkasa...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah