Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.
Presiden Joko Widodo mendapatkan apresiasi karena berhasil mencapai kesepakatan tentang pengelolaan flight information region (FIR) Riau dan Natuna dengan Singapura. Bahkan, ada yang menilai ini adalah bukti kekuatan daya tawar Indonesia yang semakin meningkat. Benarkah anggapan itu?