HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Ganjar dan Polemik Desa Wadas

Kontras kritik pernyataan Ganjar soal “tidak perlu ditakuti” terkait kasus warga Wadas

Politik Di Balik Kemesraan PPP-Anies

Dari Jakarta hingga ke Jogja, rangkaian kunjungan Anies Baswedan dalam acara-acara yang diagendakan oleh PPP dihadiri semuanya. Begitu akrab Anies dan PPP, sehingga banyak yang berspekulasi keakraban...

Minyak Goreng Indonesia Pengaruhi Politik India

Kenaikan harga minyak goreng di Indonesia berdampak pada krisis politik di India

Dari Djarum ke Indomie: Ini Alasan Indonesia Butuh Konglomerat

Tahun 1970-an menjadi salah satu babak penting dalam perjalanan Indonesia sebagai sebuah negara, pasca berakhirnya keterpurukan ekonomi.

Polemik Desa Wadas, Mana Ganjar?

Pengamat kritisi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, terkait polemik Desa Wadas

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah