HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Jadi Pahlawan, Jokowi Revisi JHT?

Seminggu terakhir ini publik dihebohkan dengan peraturan baru Jaminan Hari Tua (JHT) karena baru bisa dicairkan ketika berusia 56 tahun. Menurut Direktur Eksekutif KedaiKOPI...

Airlangga Harapan 3 Poros?

Jika Airlangga maju di 2024, tiga poros berpotensi tercipta

Melihat Wadas Dari Kedung Ombo

Cak Imin dan Akhir Jaya PKB?

Pasca pergantian kepemimpinan di pucuk tertinggi NU, beberapa pengurus cabang organisasi tersebut dipanggil pimpinan pusat karena disebut mendukung pencalonan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar...

Bukan Ukraina, Tapi Jerman?

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah