HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Tiongkok Harusnya Ikut Perang Ukraina?

Perkembangan teknologi jet tempur Tiongkok belakangan ini terlihat semakin mengesankan. Meski begitu, hampir tidak ada negara yang berminat beli jet tempur mereka. Mengapa demikian?

Siapa Paling Kaya?

Berdasarkan LHKPN, Sandiaga Uno adalah kandidat potensial 2024 yang paling kaya.

Menteri Hadi Salah Kostum?

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto memberikan atribut baru berupa tongkat komando, baret, dan tanda pangkat kepada pegawai Kementerian...

Puan Akan Kalah?

Politisi senior PDIP Panda Nababan beri sinyal duet Prabowo-Puan dapat berujung pada kekalahan. Ini bertolak pada kekalahan Prabowo Bersama dengan Megawati di Pilpres 2009.

Gimana Kalo Pak Bas?

Di luar nama-nama populer yang disebut bisa menjadi calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, dan...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah