HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

The Top Candidates

Di penghujung tahun 2022 ini, Median kembali merilis hasil survei soal kandidat calon presiden (capres) yang berpotensi maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Di...

Jokowi Perlu Jadi Ketum Parpol?

Acara relawan di Gelora Bung Karno (GBK) dilihat sebagai show of force (unjuk kekuatan) dari Presiden Jokowi ke partai politik (parpol). Jika masih ingin...

Cuan Nikel Jokowi Hanya “Ilusi”?

Indonesia yang kalah atas gugatan World Trade Organization (WTO) terkait kebijakan larangan ekspor nikel dan berencana untuk melakukan banding. Namun, di balik intrik perdagangan...

“Rambut Putih” Cuma Kiasan?

Pernyataan Presiden Jokowi soal pemimpin harus memiliki “rambut putih” dinilai hanya kiasan. Itu adalah metafora pemimpin yang memikirkan rakyatnya. Hal ini misalnya disampaikan oleh...

Benarkah Negara Demokrasi Alami Kemunduran?

Sebuah studi yang diungkap oleh International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA) sebut demokrasi banyak negara di dunia mengalami kemunduran secara signifikan akibat adanya...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?