HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

PPP Dorong Ganjar-Sandi?

PPP secara terbuka dukung Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024. Plt Ketua Umum PPP Mardiono bahkan menyebut Ganjar sudah seperti keluarga PPP. Besar kemungkinan PPP...

Makin Terang Yusril Cawapres Prabowo?

Era baru hubungan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra tampak setelah kebersamaan keduanya di Sumatera Barat pada 29 dan...

Mengenal Puan Effect

Analis komunikasi politik Silvanus Alvin mengenalkan istilah Puan Effect. Menurutnya Puan akan memberikan kontribusi besar terhadap kemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Sebelumnya, Puan berhasil...

Pemilih Kritis, Asal Jangan PDIP?

Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut terdapat penurunan pemilih kritis terhadap PDIP dalam tiga tahun terakhir. PDIP menjadi satu-satunya parpol dalam...

Buruh Bukan Simpatisan Partai Buruh?

Partai Buruh mengklaim mendapat larangan dari Bawaslu agar tidak membawa atribut partai di acara Mayday 2023. Mereka juga diminta tidak menyuarakan isu perburuhan yang...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT