Andai jika orang yang suka bicara dengan tajam dan blak-blakan diminta untuk menjadi ketua KPK. Apa yang sebenarnya akan berubah, dan apa yang justru tidak bisa berubah sama sekali?
Di balik nyanyi bersama lagu nasional dan lagu rakyat bersama Presiden, tersimpan transformasi besar politik Indonesia menuju politik afeksi dan simbol persatuan yang nyata. Musik, emosi kolektif, dan budaya populer menjadi instrumen baru membangun legitimasi, rekonsiliasi sosial, sekaligus citra kepemimpinan dalam era demokrasi digital yang semakin performatif dan cair.
Ketika seorang mantan pengkritik keras masuk ke dalam kabinet yang diisi wajah-wajah lama, pertanyaannya bukan soal apa yang akan dia lakukan — melainkan apa yang tidak lagi bisa dilakukan orang lain di sekitarnya.
Dengarkan artikel ini:
Audio dibuat menggunakan AI.
Dr. Wim Tangkilisan, S.H., M.Sc.Pemimpin Redaksi PinterPolitik.comChairman, PinterPolitik Center for Strategic Policy Analysis
KATA PEMRED #24PinterPolitik.com
Pagi di Cebu, kabut tipis...
Dengarkan artikel ini:
Audio dibuat menggunakan AI.
Dr. Wim Tangkilisan, S.H., M.Sc.Pemimpin Redaksi PinterPolitik.comChairman, PinterPolitik Center for Strategic Policy Analysis
KATA PEMRED #23PinterPolitik.com
Pada Selasa, 5 Mei 2026,...