HomeCelotehRahasia Jokowi dan Kakashi

Rahasia Jokowi dan Kakashi

Kecil Besar

Mensesneg Pratikno kini punya kekuasaan baru, ia harus menyaring tokoh yang pantas dampingi Jokowi.


PinterPolitik.com

“Pengetahuan tidak memberimu kekuasaan, tapi kehormatan jati diri.” ~ Bruce Lee

[dropcap]G[/dropcap]ara-gara puyeng kebanyakan calon yang daftar sebagai pendampingnya di Pilpres 2019 nanti, Jokowi pun perlu strategi untuk meminimalisir daftar yang panjangnya nyaris sepanjang ular kawat itu.

Tapi untuk menyeleksi satu-satu kayak ujian PNS kan enggak mungkin juga, waaah, masa iya ada yang mau disuruh duduk diam dan jawab pertanyaan berlembar-lembar? Apalagi kalau harus pakai psikotes segala, mana tahaaan!

Masalahnya, walau Jokowi sering ketemu mereka dan membaca beritanya di media-media, tapi kan bisa aja salah kira. Apalagi kalau orang-orang itu berhadapan dengan dirinya, pasti yang keliatan di wajahnya tentu cengiran ramah nan sumringah.

Gara-gara enggak bisa ngetes satu-satu secara obyektif, katanya Jokowi meminta bantuan sama sahabat karibnya, Pratikno yang enggak lain teman kuliahnya dulu. Woo, mainnya ternyata temen-temenan ya saat ngasih jabatan juga. Hadeuh.

Ya kalau dipikir-pikir, wajar juga sih kalau teman sendiri yang dipilih. Biasanya kan kalau sudah deket sama orang itu, kemungkinan bakal dibohongin dan dikhianatinnya jadi sedikit. Bukannya enggak mungkin sih, tapi setidaknya lebih kecil persentasenya.

Jadilah, Jokowi kabarnya menugaskan Pratikno untuk mempelajari dan mengawasi para tokoh yang niat jadi cawapres ini. Caranya gimana tuh? Hmm, itu sih yang tau cuma Pratikno dan Jokowi aja sepertinya.

Mungkin saja, diam-diam Pratikno punya kemampuan untuk bertransformasi menjadi Kakashi dari Desa Konoha.  Walau otaknya agak mesum, tapi Kakashi itu punya keahlian yang nyaris enggak bisa dimiliki oleh orang lain. Apalagi kalau bukan mata sharingan-nya!

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Melalui mata sebelahnya itu, Pratikno diduga dengan mudah mendeteksi siapa yang memang punya kapabilitas dan moral yang lebih baik, dibanding lainnya. Serta tentu saja yang bisa mengisi kekurangan Jokowi. Hmmm, kalau Naruto, walau bandel tapi punya rubah ajaib di dalam tubuhnya. Sementara mereka kan hanya manusia biasa.

Sebab itulah, Pratikno akan bekerja secara diam-diam tanpa banyak bicara, dan hanya akan berkomunikasi dengan Jokowi saja. Hmmm, sebagai Hokage, Jokowi tentu punya kuasa untuk menentukan apa maunya. Tapi karena Pratikno udah banyak kerjaan, dia membantah bertransformasi  menjadi Kakashi. Lho kalo gitu, siapa yang punya mata sharingan dong? (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...