HomeCelotehPKS Tengah Gigit Jari

PKS Tengah Gigit Jari

Kecil Besar

 “Petarung terbaik adalah petarung yang tidak pernah marah.”


PinterPolitik.com

[dropcap]C[/dropcap]ring, bukan sulap apalagi sihir, akhirnya PKS akan tetap setia bersekutu bersama Partai Gerindra meski keputusan yang diberikan pahit untuk partai putih itu.

Weleh-weleh. Apa sih yang pahit gengs?

Hmmm, coba, pahitan mana di antara kedua kasus ini:

Kasus yang pertama, di saat kalian buru-buru ke kantor naik motor, udah pakai jaket, pakai helm, bawa SIM,  tapi pas di depan polisi kamu lupa nyalain lampu. Akhirnya kamu ditilang.

Kasus yang kedua, sudah dijanjiin bakal dapat jatah cawapres, tapi pas udah waktunya, ditolak mentah-mentah karena kesalip sama partai sebelah. Ahahaha.

Pilih mana gengs? Kalau eyke sih pilih ditilang polisi karena lampu depan lupa dinyalain, daripada di PHP-in. Ahahahah, atit gengs, atit.

Pengamat politik yang juga merupakan pendiri lembaga survei Kedai KOPI, Hendri Satrio berpendapat, PKS akan tetap bersama Gerindra, apa pun hasil pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab, menurut Hendri, PKS dan Gerindra adalah sekutu yang sulit dipisahkan.

Walah pak, kok eyke jadi keinget kisah Hayati di film Van Der Wijck ya?  Nih cuplikan dialognya:

“Siapakah di antara kita yang kejam Hayati? Siapakah yang telah menghalangi seorang anak muda yang bercita-cita tinggi menambah pengetahuan? Kamu kejam Hayati!”

Sadis gengsHehehehe.

Pertemuan SBY dan Prabowo malam kemarin memang menambah keyakinan kepada PKS yang sepertinya memang tidak akan mendapat jatah cawapres. Weleh-weleh, kasihan ya PKS, padahal sudah berharap.

Meski begitu gengs, PKS akan tetap menerima karena tidak ada pilihan lain lagi selain bergabung dengan koalisi Prabowo bersama PAN, PBB dan Partai Demokrat.

Memang, kunjungan Prabowo ke rumah SBY itu belum pasti membahas persoalan syarat cawapres yang disodorkan oleh Partai Demokrat. Tapi, dari situ kita bisa menilai kemungkinan cawapres dari PKS akan semakin kecil.

Walaupun demikian, siapa tahu, pertemuan Prabowo-SBY hanya menyepakati poin-poin di luar syarat cawapres yang diberikan Partai Demokrat. Kalau benar begitu, pasti PKS enggak jadi murung deh. Ahahaha, mantap deh.

Tetapi, dari semua ini gengs, yang jadi pertanyaan adalah apa mungkin sekelas Partai Demokrat tidak memberikan nama untuk dijadikan cawapers?

Hmmm, kayaknya mustahil ya gengs. Jadi PKS harus besar hati deh sekedar menjadi tim hore di Pilpres 2019 nanti. Wkwkwwk.

Berarti PKS tengah gigit jari? Gapapa lah, yang penting kata “tengah” jangan dipindahin ke belakang ya pak. Kalimatnya jadi bahaya hahahaha.

Nih gengs, ada ungkapan menarik dari Aristoteles: “Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar, itu yang sulit.” (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...