HomeCelotehMama Sreg Sama Opa

Mama Sreg Sama Opa

Kecil Besar

Pemilihan presiden masih lama, namun sepertinya PDI Perjuangan sudah sreg dengan pasangan pemimpin saat ini. Jadi kemungkinan, Mama akan menyandingkan Pakde dengan Opa lagi.


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]emilihan Ketua RT masih dua tahun lagi, namun warga RT Pertiwi sudah mulai ribut menduga-duga, siapa tokoh yang pantas memimpin mereka pada periode selanjutnya. Sejauh ini, belum ada kandidat lain yang terlihat bakal maju menantang Pakde, selain Pak Wowo lagi. Pertanyaannya, siapa yang pas buat wakil mereka nanti?

Sejauh ini, Pakde yang keliatan pendiam dan klemar-klemer, ternyata sudah menguatkan barisan relawannya demi melancarkan agenda kemenangan. Pakde masih butuh status Ketua RT untuk menyelesaikan pembangunan Pos Siskamling di pojokan jalan dan jembatan penyeberangan di tiap persimpangan.

Di sisi lain, Pak Wowo pun tidak tinggal diam. Ia juga sudah mempersiapkan ‘pasukan putih’ untuk bergerilya, lewat pengajian dan mushalla-mushalla. Bukan itu saja, melalui Bang Zon, Pak Wowo mendapatkan subsidi susu segar langsung dari sapi, bagi setiap warga yang rajin bangun pagi dan pergi ke mushalla setiap hari.


Tapi dari keduanya, belum kelihatan sosok yang nempel terus dengan mereka. Pak Wowo sepertinya tidak mungkin berdampingan dengan Bang Zon. Walaupun sangat rajin nge-tweet mengatasnamakan Pak Wowo, namun sebagai majikan, Pak Wowo tentu enggak bakal mau duduk sebangku dengan ajudan, dong.

Sementara itu, para warga juga penasaran dengan sikap Pakde yang kelihatan anteng-anteng wae. Mama dan Papa juga kelihatannya enggak peduli dengan masa depan pencalonan Pakde, keduanya lagi pusing ngurusin bawahannya yang ditangkap Tim Cicak lewat OTT. Begitu pun Opa, di masa tuanya dia lebih asyik bercengkrama kemana-mana, bahkan sampai lupa rumahnya di mana.

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Akhirnya, ketika ketemu di pasar, Mama pun diserbu para warga. Mereka bertanya, siapa yang kira-kira Mama suka untuk dampingi Pakde. Ditodong begitu, Mama pura-pura mikir, demi nyenengin warga. Tapi karena enggak tahu dan enggak pernah nanya pula sama Pakde, akhirnya Mama bilang, pendamping Pakde nanti tetap Opa.

Para warga pun langsung terpana. Apa benar Mama ingin Pakde dampingi Opa lagi? “Iya, emang mengapa? Saya sudah sreg kok sama Opa,” cetus Mama. Para warga mau pingsan rasanya. Mungkin Mama lupa kalau Opa sudah tua, jalan pulang ke rumah aja suka lupa. Kok bisa-bisanya Mama ingin Opa tetap kerja. Tega amat sih Mama?  (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...