HomeCelotehKetika Wiranto “Galau”

Ketika Wiranto “Galau”

Kecil Besar

Sebagai Dewan Penasihat Partai Hanura, Wiranto selalu mengelak bila ditanya akan keberpihakannya pada pertikaian di partainya. Apakah Wiranto tengah galau?


PinterPolitik.com

“Mekanismenya bagaimana, komunikasinya bagaimana ke pak OSO atau teman-teman Pak Daryatmo, itu serahkan ke saya.”

[dropcap]S[/dropcap]ebagai seorang purnawirawan selevel jenderal,  Wiranto mungkin bisa dibilang punya kemampuan “poker face”. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ini  sama sekali tidak terbaca reaksinya, ketika ditanya mengenai kisruh yang terjadi dalam partai besutannya, Hanura.

Wajah yang sama, akan selalu tampak saat menjawab pertanyaan wartawan. Kernyitan di dahi – pertanda entah mikir atau mengingat-ingat, dan mata yang seperti sedang ‘menerawang’ atau menatap tajam sang penanya, ya kira-kira begitulah yang selalu ia tampilkan.

Kernyitan di dahinya itu, hebatnya, bukan seperti kerutan akibat pertambahan usia, lho. Padahal Mantan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) di era Soeharto ini, usianya sudah mencapai 70 tahun.  Hmmm, keajaiban botox atau memang awet muda ya?

Pokoknya, susah deh memprediksi sebenarnya Wiranto itu pro kubunya Oesman Sapta Odang (Oso) atau Syarifudin Sudding. Sebab kalau berdasarkan pengakuannya saja, ia cuma bisa bilang enggak kemana-mana, maksudnya enggak memihak ke siapapun.

Pernyataan inilah yang sebenarnya bikin rumit, apalagi kedua pihak mengklaim kalau punya restu dari Wiranto. Waduh, apakah lulusan Lemhanas ini tengah “galau”? Bisa jadi, soalnya Oso itukan yang angkat jadi ketua umum Wiranto, tapi yang mecat seluruh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Kalau Wiranto ikut memecat Oso, artinya, ia mengakui kesalahan sendiri. Sementara kalau tidak ikut keputusan Musyawarah Nasional Luarbiasa (Munaslub) semua DPD, ia pasti bakal ditinggal kader-kadernya. Jadi harusnya gimana dong? Bingungkan? Mungkin karena itu, Wiranto ogah bikin pernyataan yang menjurus kali ya?

Tapi sebagai partai yang isinya kebanyakan purnawirawan militer, seharusnya sih akan patuh dong pada komando atasan. Di Hanura, Wiranto memang “hanya” menjabat sebagai Dewan Penasihat, tapi di luar itu, ia kan juga senior dari para kadernya. Belum lagi, Hanura itu bisa dibilang “milik” Wiranto. Jadi kenapa dia harus bingkem ya?

Mungkin sebagai seorang perwira, Wiranto memang ogah membuka aib partainya ke publik. Jadi seperti yang ia selalu katakan, masalah internal akan ia selesaikan secara internal. Okelah, semoga saja segera selesai ya, Pak.  Biar enggak kelamaan galaunya. (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...