HomeCelotehKalapas Sukamiskin Suka Orang Kaya

Kalapas Sukamiskin Suka Orang Kaya

Kecil Besar

“Rakyat selalu mengangap dirinya terpimpin, apa pemerintah selalu merasa dirinya sebagai seorang pemimpin? Bahaya kalau rakyat sampai bertanya demikian.”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]asti kalian sudah tahu melalui media massa maupun media sosial yang sedang ramai diberitakan mengenai kasus penangkapan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin, Wahid Husein, yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

Kalapas Sukamiskin itu ditangkap karena diduga menerima hadiah sebagai imbalan untuk pemberian fasilitas mewah kepada napi kasus korupsi di lapas tersebut. Weleh-weleh. Namanya Lapas Sukamiskin, tapi Kalapasnya suka kaya ya, hadeh.

Selain menangkap Husein, KPK juga menangkap Fahmi Darmawansyah. Napi korupsi yang menghuni lapas tersebut ditangkap di tempat berbeda. Suami Inneke Koesherawati itu diduga salah satu yang memberikan suap kepada Husein. Huft KZL…

Lagi dan lagi gengs, kasus ini seperti tidak mengenal kata jera. Suap lagi, korupsi lagi, kelalaian lagi! Aduh. Kenapa sih negeri ini? Weleh-weleh tobat, tobat.

Setelah melakukan pemeriksaan, KPK menetapkan Husein dan Fahmi sebagai tersangka. Selain dua orang itu, KPK juga menetapkan staf Wahid Husein, Hendry Saputra, dan narapidana kasus pidana umum/tahanan penamping Fahmi, Andi Rahmat sebagai tersangka.

Jadi gimana nih pak? Mereka kan dari penjara, terus mau dipindahin ke mana lagi? Ke lubang semut aja kali ya, biar jera gitu. Eh, jangan deh nanti ratu semutnya disogok lagi. Kayak ratu Atut. Ahahah. Ih atuttt. Hahaha

Berikut ini ada beberapa fakta OTT Kalapas Sukamiskin gengs, dijamin bisa bikin kalian teriak-teriak ngeluarin kata-kata kasar! “Kasaaar…Aduh KZL, kasarrrr…. Kasarrrr!!”

  1. Wahid Husein diduga menerima hadiah suap berupa dua mobil berjenis Mitsubishi Triton Exceed warna hitam dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar berwarna sama. Duh pak, mobilnya cakep amat, sayang hasil korupsi ya.
  2. Saat OTT KPK, ada dua narapidana korupsi yang tak ada di selnya, yaitu Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan Fuad Amin. Satunya korupsi di Pilkada Lebak, yang lain di Bangkalan, ketemunya di Sukamiskin. Wayangnya bingung, dalangnya juga bingung. Lebih baik kita ikut ketawa. Eh, acaranya masih ada nggak sih? Hehehehe.
  3. Inneke Koesherawati, istri Fahmi, merupakan salah satu dari enam orang yang diciduk KPK dalam OTT. Owalah, ini bintang iklan teh celup bunda ya? Hahaha.
  4. Setelah KPK resmi menetapkan Wahid Husein sebagai tersangka, tak lama kemudian dia dicopot dari jabatannya. Semoga insaf ya pak!
  5. Pasca OTT, Menkumham Yasonna H. Laoly menyampaikan dirinya bakal mengevaluasi jajarannya. Lha bapak, sibuk mau nyaleg lagi aja. Banyak tuh yang nggak bener bawahannya. Huft.

Gimana menurut kalian? Apa fakta ini sudah cukup membuat tembok kamar rubuh akibat amukan yang tak tertahankan? Kalau belum silahkan baca atikel PinterPolitik selanjutnya. Hehehe. (G35)

 

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...