HomeCelotehJokowi, “Mimpi” Budaya Baru

Jokowi, “Mimpi” Budaya Baru

Kecil Besar

“Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.” ~ Andrea Hirata


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]jang kumpul keluarga terakbar di Indonesia telah berakhir. Mereka yang pulang ke kampung halaman kembali pada rutinitasnya masing-masing.

“Cari uang dan ayo kita kerjo, kerjo, kerjo!” Begitu jargon Pak Wiwi, sang Ketua RW 02, Pasar Binggo, daerah tempat aku tinggal.

Lingkungan RW ini memang mengalami banyak perubahan yang signifikan, terutama dari segi infrastruktur. Banyak jembatan kayu yang dibuat oleh pengurus RW.

Langkah ini bertujuan untuk mempermudah anak-anak pergi ke sekolah. Maklum gengs, lingkungan RW kami memiliki banyak sungai yang lebar dengan air yang mengalir deras.

Saat ini kami memiliki budaya baru. Kami tidak harus membeli atau menyewa perahu. Meski harga perahu terbilang murah dan sangat terjangkau, kami lebih memilih berjalan kaki daripada naik perahu.

Meski warga kami sudah merasa nyaman dan terbantu oleh fasilitas ini, kami memiliki pertanyaan dan kegelisahan berjamaah.

Pertanyaan itu ditujukan kepada para penyewa perahu online. “Bagaimana ya nasib mereka? Apa mereka dapat melunasi cicilan perahu?”

Sepinya pelanggan merubah raut wajah ojek perahu online di RW kami. Lihat saja dari kejauhan, wajahnya memelas seperti belum makan dan tidur berhari-hari. Hmmm kasihan ya mereka.

Tetapi mereka tidak sendiri. Warga kami pun mengalami nasib yang sama, meski masih banyak warga belum menyadarinya. Mahalnya ongkos pembangunan memaksa pengurus RW berhutang kepada Bank Cinta Town.

Hmmm, sebenarnya kami tidak khawatir dengan cicilan pokoknya. Yang kami khawatirkan ialah bunganya dan hutang RW kami sebelumnya. Waduh jadi pusing kalo mikirin hutang hehehe.

Apa boleh buat gengs yang terpenting sekarang warga Pak Wiwi bangga punya jargon baru: “Jangan berhutang untuk membeli kendaraan pribadi karena nyicilnya sendiri-sendiri. Lebih baik berhutang demi kepentingan umum, jadi nyicilnya bersama-sama.”

Ada-ada saja memang warga RW 02, Pasar Binggo. Seandainya Pak Wiwi belajar dari Pak Jokowi. keberhasilannya membangun LRT, MRT, dan Tol melahirkan budaya baru yang positif, misalnya budaya tepat waktu dan antre.

Ya kalo RW Pasar Binggo apa atuh? Bisanya cuman ngutang. Tapi tetep bangga lah sama Pak Wiwi. Soalnya budaya antre masih dipertahankan sejak dulu sampai jembatan diresmikan. Bedanya, dulu ngantre di sungai yang dipadati perahu, sekarang antrenya di jembatan hehehe.

Pak Wiwi, makanya belajar sama Pak Jokowi. Ingat apa yang dibilang Konfusius filsuf asal Tiongkok: “Belajar tanpa berpikir sia-sia, berpikir tanpa belajar berbahaya.” (G11)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...