HomeCelotehHati-Hati Buat Meme Papa

Hati-Hati Buat Meme Papa

Kecil Besar

Sudah sehat walafiat, kini Papa minta polisi mengejar siapa pun yang membuat konten meme yang mengolok dirinya. Hayo, hati-hati tercyduq.


PinterPolitik.com 

[dropcap]L[/dropcap]uar biasa memang titah Papa. Permintaannya ini bisa langsung digenapi oleh seperangkat kuasa hukum dan kepolisian dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Netizen pikir Papa akan woles, chill, dan diam saja dibuat guyon seperti itu kala sedang sakit? Tidak, tuh. Nehi. Kini Papa, lewat polisi dan lembaga hukumnya akan mencyduk kalian. Hati-hati, wahai kalian para pembuat konten garing!

Yang tak diduga, Pak Polisi gercep (gerak cepat) menangkapi orang-orang yang diduga memproduksi meme Setya Novanto alias Papa. Bahkan belantara sosial media juga tak ragu diobok-obok dalam seminggu, hingga beberapa nama sudah keluar sebagai pelaku. Ssst, salah satunya itu adalah kader dari partai anak muda zaman now, PSI.

Bayangkan, hanya dalam waktu seminggu saja, pak polisi menjajaki Instagram, facebook, dan twitter untuk mencari konten meme Papa. Kita bisa ingat bagaimana melimpahnya konten meme Papa tersebar begitu liar di internet. Bukan cuma satu atau dua, tapi hampir setiap netizen, baik yang budiman dan yang tercela, sama-sama pernah buat dan membagikan meme Papa. Sungguh, pekerjaan Pak Polisi sangat melelahkan pasti.

Hati-Hati Buat Meme Papa
polisi menunjukan barang bukti (sumber: istimewa)

Polisi juga barangkali tak kuasa menerima pesan dari si kuasa hukum Papa supaya menghormati Papa layaknya kita menghormati sang presiden RI. Ingat, Papa (begini-begini) adalah ketua DPR RI yang mulia, lho. Maka, jika penghakiman yang tak benar terjadi padanya, harus cepat-cepat diurus tuntas. Yang menjelekkan Presiden dan istrinya saja bisa ditangkap cepat, masa buat Papa tidak? Papa gitu lho.

Ah, andai energi dan daya gercep yang sama dari Pak Polisi juga ada untuk kasus-kasus penting lainnya. Seperti kasus Novel Baswedan misalnya? Masak sih, waktu dan energi untuk produser meme tersedia, tapi keadilan bagi pejuang anti korupsi, susah dikabulkan?

Eh, tidak kok, Pak. Ini bukan berarti Pak Polisi lebay dan tak tahu prioritas, kok. Sungguh, bukan. Kalau soal meme, kita semua tahu pasti siapapun akan terluka hatinya jika diolok-olok dan jadi sensasi dunia maya, padahal dirinya sedang bertaruh nyawa melawan penyakitnya yang bejibun dan lengkap seperti Minimarket. Masuk akal kok, Pak Polisi.

Nah, kalau begitu semoga saja ini bukan lagi jurus Naruto kagebunshin no jutsu ala Papa, alias jurus distraksi politik untuk menutupi isu utama, yaitu renovasi gedung DPR dan RUU Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kalau itu benar terjadi, aduh maaf banget nih, Papa dan Pak Polisi sekalian, strateginya sudah sangat zaman old alias ketinggalan jaman. (A27)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Jangan Remehkan Golput

Golput menjadi momok, padahal mampu melahirkan harapan politik baru. PinterPolitik.com Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 tunai sudah. Kini giliran analisis hingga euforia yang tersisa dan...

Laki-Laki Takut Kuota Gender?

Berbeda dengan anggota DPR perempuan, anggota DPR laki-laki ternyata lebih skeptis terhadap kebijakan kuota gender 30% untuk perempuan. PinterPolitik.com Ella S. Prihatini menemukan sebuah fakta menarik...

Menjadi Pragmatis Bersama Prabowo

Mendorong rakyat menerima sogokan politik di masa Pilkada? Prabowo ajak rakyat menyeleweng? PinterPolitik.com Dalam pidato berdurasi 12 menit lebih beberapa menit, Prabowo sukses memancing berbagai respon....