TerkiniHakim Perkara Ahok Meninggal Kemarin

Hakim Perkara Ahok Meninggal Kemarin

Hakim Joseph V Rahantoknam meninggal dunia di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Rabu (15/2). Dia merupakan salah satu anggota majelis hakim yang mengadili perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).


pinterpolitik.com

JAKARTA – Rahantoknam meninggal dunia pukul 19.30 WIB, setelah beberapa lama di opname di RSCM. “Benar Bapak Josep V Rahantoknam meninggal dunia. Almarhum adalah salah satu anggota majelis kasus penodaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama,” kata Humas PN Jakut, Hasoloan Sianturi di Jakarta, Rabu malam, seperti dilansir Antara.

“Sudah dua kali persidangan Ahok, almarhum tidak hadir dan digantikan oleh hakim Didi Uliyadi. Dalam sidang perdana, almarhum masih hadir,” katanya, sambil menambahkan kalau jenazah Joseph akan dibawa ke kampung halamannya di Magelang, Jawa Tengah, Rabu tengah malam.

Sementara menurut Wakil Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Didik Wuryanto, Joseph meninggal karena penyakit pembengkakan liver yang sudah dideritanya selama beberapa waktu.

Dalam sidang Ahok, ada lima hakim yang mengadili dari awal sidang, yaitu Dwiarso Budi Santiarto, Jupriyadi, Abdul Rosyad, Joseph V Rahantokman, dan I Wayan Wirjana. Dwiarso merupakan ketua majelis hakim. Sedangkan Joseph akan digantikan oleh Didik Wuryanto untuk persidangan selanjutnya.

Sebelumnya, pada 2015 lalu, Joseph juga pernah menjadi Ketua Majelis Hakim dalam kasus perusakan dalam kericuhan yang terjadi pada akhir Mei 2015 di MOI Kelapa Gading Square, Jakarta Utara, dengan sembilan terdakwa yang berasal dari ormas kedaerahan. (Berbagai sumber/R24)

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Authoritarian Style Jokowi Yang Diharapkan

Transisi menuju new normal atau normal baru masih diliputi ketidakpatuhan dan rendahnya kesadaran masyarakat akan protokol dan mekanisme kesehatan yang seharusnya dilakukan di tengah...

Pang Suma: Pejuang dari Dayak

Pang Suma dianggap sebagai ksatria yang hebat. Kemampuannya mengalahkan pimpinan militer Jepang membuat Jepang ketakutan. Apalagi, senjata yang digunakannya hanyalah sebuah naibor mandau. PinterPolitik.com "Tinggal aja...

Memahami Salafi, Wahabi, dan HTI

Paham Salafi, Wahabi, dan Hizbut Tahrir kerap dianggap sama karena cenderung puritan. Paham ini dianggap sumber dari gerakan-gerakan ekstrem Islam di dunia. PinterPolitik.com Bagi masyarakat Indonesia,...

NU dan Muhammadiyah: Berbeda Dalam Satu

Walaupun banyak pandangan yang bersebrangan, namun ada satu benang merah yang menyatukan keduanya. Antara NU dan Muhammadiyah sama-sama memiliki sikap yang toleransi dengan agama...

Anies Membelokkan Sejarah?

Beredarnya video tersebut sontak menjadi perbincangan di dunia maya. Banyak pihak menyayangkan pernyataan Anies yang dianggap ‘membelokkan’ sejarah tersebut. PinterPolitik.com To know nothing about what happened...

Mandi Api Mei 1998

Tubuhmu yang cantik, Mei telah kau persembahkan kepada api. Kau pamit mandi sore itu. Kau mandi api. – Joko Pinurbo “Mei” PinterPolitik.com Ia berdiri di hadapan kamera-kamera televisi di...

Kemana Perginya Perempuan Intel?

Berhadapan dengan teror dan kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) yang dinilai ‘gagal’, turut menguak fakta bila keberadaan perempuan di dalam lembaga tersebut masih sangatlah...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...