HomeCelotehFormula Bang Oma di Balai Kota

Formula Bang Oma di Balai Kota

Kecil Besar

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~


PinterPolitik.com

[dropcap size=big]K[/dropcap]alau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke Binaria sambil memainkan melodi cinta dan berteriak, “Sunguh Ter-la-lu!” karena berkali-kali di-PHP oleh para politisi negeri.

Tapi itu masa lalu. Sekarang punggawa Soneta itu sudah mantap mendirikan Partai Idaman dan mendukung Anies – Sandi sebagai Gubernur DKI Jakarta yang baru. Tak tanggung-tanggung, satu klan Soneta dipastikan bakal hadir menggoyang acara pelantikan sekaligus sertijab di halaman Gedung G Balai Kota Jakarta di hari Senin, 16/10/2017 mendatang.

sumber: Istimewa

Melengkapi kemeriahan sertijab dan pelantikan Gubernur mendatang, berikut adalah lagu-lagu Bang Rhoma yang diperkirakan akan dimainkan dan membuat seisi Balai Kota bertekuk lutut.

Adu Domba

Gelaran Pilkada Jakarta 2017 lalu, tak lepas dari adu domba pihak Anies – Sandi maupun Ahok – Djarot, yang berkompetisi. Sampai pemenangnya kelihatan, lagu ‘Adu Domba’ cocok dibawakan Bang Rhoma. Formula rockdut yang dimatangkan Bang Haji agak mencengangkan, karena mencampur bumbu soul dan RnB di dalamnya. Bisa dibilang, ini lagu yang merekam perjalanan Anies – Sandi sampai ke kursi nomor satu DKI Jakarta.

Judi

Sandiaga Uno sempat berkata akan membuat Jakarta sebagai kota syariah. Walau sudah ditepis dan disebut hoax, lagu Judi masih sangat cocok dibawakan pada pergelaran sertijab dan pelantikan nanti. Hook-hook maut bertebaran di semua sudut lagu ini. Bang Rhoma dijamin akan menyentuh titik peka manusia di bagian impuls goyang. Benar-benar lagu perayaan kemenangan terbaik persembahan dari sang raja dangdut untuk pemimpin baru Jakarta.

Santai

Nah, ini juga lagu funk rock melayu yang sangat pas dibawakan untuk para warga Jakarta. Jika dua lagu sebelumnya adalah persembahan untuk pasangan yang memang, ini adalah lagu kepada warga yang sudah memilihnya. Ya, kita harus santai. Liriknya tak seperti dua lagu di atas yang masih kental berisi selipan ceramah dan dendang nasihat, dalam lagu Santai, liriknya sangatlah duniawi. Sangat cocok untuk warga Jakarta milenial sekaligus pecinta musik Indonesia yang masih tak ingin lepas dari amal jariyah.

Honorable Mentions

Ngamen II

Lagu Ngamen II memang tak dibawakan oleh Bang Haji Rhoma, namun Eny Sagita. Kenapa lagi ini masuk dalam kategori honorable mentions? Itu karena lagu ‘Ngamen II’ punya daya magis kuat terhadap kepedulian dunia dan akhirat. Sungguh sebuah dakwah yang halus nan elegan.

Tentu saja ada yang tak kalah penting dari melodi-melodi fenomenal Wak Haji Rhoma yang dibawakan nanti. Dalam renungan nada, mewujudkan janji-janji kampanye pemimpin Jakarta yang baru nanti dan fokus bekerja buat umat, itu yang paling penting. Tepati janji sambil goyang, bakal lebih asoy. Pokoknya, jangan lupa kerja buat aye ye, Bang! (A27)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Jangan Remehkan Golput

Golput menjadi momok, padahal mampu melahirkan harapan politik baru. PinterPolitik.com Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 tunai sudah. Kini giliran analisis hingga euforia yang tersisa dan...

Laki-Laki Takut Kuota Gender?

Berbeda dengan anggota DPR perempuan, anggota DPR laki-laki ternyata lebih skeptis terhadap kebijakan kuota gender 30% untuk perempuan. PinterPolitik.com Ella S. Prihatini menemukan sebuah fakta menarik...

Menjadi Pragmatis Bersama Prabowo

Mendorong rakyat menerima sogokan politik di masa Pilkada? Prabowo ajak rakyat menyeleweng? PinterPolitik.com Dalam pidato berdurasi 12 menit lebih beberapa menit, Prabowo sukses memancing berbagai respon....