HomeFokus BUMNBulog Raih Penghargaan BUMN Terbaik Program Mahasiswa Magang 2019

Bulog Raih Penghargaan BUMN Terbaik Program Mahasiswa Magang 2019

Kecil Besar

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) meraih penghargaan sebagai pelaksana Program Mahasiswa Magang BUMN 2019 (PMMB 2019) terbaik dengan kategori Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  klaster B yang diselenggarakan oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI).


PinterPolitik.com

Program unggulan FHCI ini mengikutsertakan lebih dari 16.400 mahasiswa untuk melakukan magang di semua BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia sejak semester kedua tahun 2018. Sejauh ini sudah 4 angkatan mengkuti program magang di BUMN, yaitu 1 angkatan pada tahun 2018, 2 angkatan pada tahun 2019,  serta 1 angkatan sedang berjalan pada tahun 2020 ini.

Kepala Subdiv Pengembangan Karir dan SDM Perum Bulog Maruly Abraham, mengatakan Bulog sangat mendukung program PMMB ini sebagai upaya membuka kesempatan bagi para mahasiswa dan juga sejalan dengan komitmen Perum Bulog sebagai bagian dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM secara merata.

“Kita berkomitmen untuk memberikan kesempatan penuh untuk semua masyarakat Indonesia yang mempunyai talent dan keinginan bekerja keras,” kata Maruli di Kantor Bulog Jakarta, Minggu (19/1).

Menurutnya, Bulog sebagai BUMN yang merupakan anggota FHCI sangat mendukung program PMMB tersebut. Di sepanjang tahun 2019 Bulog sudah menerima 200 peserta program magang dari PTN/S. Sejumlah piala dan piagam penghargaan telah diterima Bulog sebagai perusahaan yang pro aktif dan responsif dalam PMMB di BUMN tahun 2019.

Maruly menambahkan PMMB merupakan program yang bertujuan untuk memberikan pengayaan wawasan dan keterampilan mahasiswa untuk mempersiapkan dan menciptakan SDM Indonesia Unggul terutama dalam menghadapi persaingan global melalui link and match kurikulum Industri dan Perguruan Tinggi.

“Hal ini sejalan dengan program utama Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan program pembangunan dengan tagline ‘SDM Unggul, Indonesia Maju’ ” tandas Maruly.

Baca juga :  Danantara dan Konstitusi Kedua: Ketika Negara Memilih Menjadi Satu Arsitektur

Sementara itu, Direktur Executive FHCI, Sofyan Rohidi mengatakan bahwa program ini mendapat sambutan yang positif dari berbagai pihak, baik dari BUMN dan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta serta Mahasiswa.

“Bagi BUMN, program ini dapat sekaligus menjadi alternatif ajang pencarian putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama BUMN. Sedangkan bagi PTN/S dan Mahasiswa, program ini dapat membantu mengembangkan kurikulum/silabus dan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di pasar global”, tegas Sofyan.

Pada tahun ini FHCI dan BUMN kembali memberikan kesempatan kepada lebih dari 4.500 mahasiswa dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).  Kegiatan ini melibatkan 110 BUMN dan 136 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta yang ada di seluruh Indonesia.

Sejauh ini sudah 300 PTN/S yang ikut menandatangani MoU dengan FHCI sebagai komitmen turut mendukung program ini, dan secara rutin mengirimkan mahasiswa-mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti magang di BUMN. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_img

#Trending Article

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Dengarkan artikel berikut. Audio ini dibuat dengan teknologi AI. Sugianto Kusuma mungkin bukan nama yang Anda ingat saat membeli iPhone. Tapi dialah yang berdiri di balik...

Jebakan Rindu Soeharto?

Demokrasi sudah 28 tahun berjalan, tapi foto Soeharto di sawah itu masih terus beredar di WhatsApp. Ekonom senior Ferry Latuhihin menyatakan menyesal ikut menjatuhkan Soeharto — dan Mahfud MD tidak mau meralat pernyataannya bahwa korupsi era reformasi "lebih gila" dari Orde Baru. Ada pertanyaan filosofis yang lebih dalam di balik semua ini: bukan siapa yang lebih baik, tapi mengapa negara yang lebih bebas justru terasa lebih tidak hadir?

Runtuhnya Empire Sawit Singapura?

Kebijakan DSI mengguncang arsitektur lama perdagangan sawit Asia Tenggara. Saat saham konglomerat sawit berbasis Singapura melemah, Indonesia mulai merebut kembali nilai yang selama puluhan tahun mengalir ke luar negeri. Apakah ini awal runtuhnya empire sawit Singapura dan lahirnya era baru geoekonomi Indonesia?

Pertamax dan Kelas yang Terlupakan

Negara menyebut mereka tulang punggung ekonomi, semakin lama mereka semakin hilang. Mereka tidak memiliki jaminan seperti kelas bawah dan mereka tidak punya akses sebesar kelas atas. Tetapi, mereka dipilih untuk menanggung semuannya.

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

Adu Nasib Rusdi-Sandi

Dua pengusaha besar, dua jalan politik berbeda. Rusdi Kirana berakar kuat di PKB hingga menjadi elite nasional, sementara Sandiaga Uno gagal mengangkat PPP dari keterpurukan. Mengapa modal, popularitas, dan jaringan tak cukup menyelamatkan partai yang rapuh?

More Stories

Erick Thohir Pastikan 4,7 Juta Masker Telah Didistribusikan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan 4,7 juta masker yang diproduksi oleh perusahaan pelat merah, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah...

BUMN akan Bangun RS Darurat Corona di Daerah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerintahkan jajarannya untuk membangun Rumah Sakit Darurat Corona di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan...

BUMN Back Up Sepenuhnya RS Darurat Covid-19

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Erick Thohir  menjamin RS Darurat Penangan Covid-19 siap beroperasi  pada Senin (23/3). BUMN sepenuhnya siap back up kebutuhan...