HomeCelotehAher Tersandung Korupsi?

Aher Tersandung Korupsi?

Kecil Besar

“Potensi adanya konflik kepentingan cukup kuat terjadi di kasus ini.” ~ Ketua Beyond Anti Corruption Dedi Haryadi


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]aru saja lepas jabatan jadi Gubernur Jawa Barat dan punya harapan jadi calon presiden PKS, eh ujug-ujug, dua lembaga swadaya masyarakat anti korupsi, melaporkan Ahmad Heryawan alias Aher ke KPK. Baik Beyond Anti Corruption (BAC) maupun Perkumpulan Inisiatif, sama-sama menduga kalau Aher melakukan pembohongan publik terkait bunga deposito Pemda, widiiiw syereeem.

Urusan uang memang enak-enak syerem ya, namanya juga manusia, suka enggak sadar kalau mata mendadak jadi hejo begitu ngeliat duit bertumpuk-tumpuk. Mau itu uang rakyat juga, kalau bisa di tilep-tilep dikit, kan lumayaaan. Apalagi masuk dalam daftar capres, waduh, bisa buat bantu-bantu modal. Kalau bunga bank mah, bisalah dicincay-cincay dikit, selama yang ngasih ikhlas, kan enggak dosa. Wadaw, masa iya gitu?

Kalau bedanya seperak dua perak mah, rakyat mau protes juga enggak enak ya. Secara, Gubernur kan juga udah kerja keras nyenengin warga. Tapi kalau selisihnya sampai Rp 844,6 miliar mah, itu kebangetaaan atuuh! Kalau dibeliin kerupuk, seluruh warga Jabar bisa kebagian itu. Lha, kalau buat Aher sendiri itu mau buat apaan sih? Ehem, oiya ya, kan juga bagi-bagi buat partainya ya, ahay!

Ugh, pantes aja delapan kader PKS lainnya jadi ikhlas kalau PKS memajukan Aher. Uang segitu mah, bisa kebagian semua. Eleh-eleh. Tapi eh, enggak boleh suudzon, kali aja itu bener masuk kas Pemda semua. Kaya dong Pemda Jabar sekarang yah. Harusnya sih, dua lembaga itu enggak usah usik-usik, kan uang bunganya buat warga Jabar. Kalau emang kaya dan transparan, terus ngapain kedua lembaga itu ngelapor ke KPK hayo?

Nih, simak kata anggota Senat AS kulit hitam pertama, Edward Brooke, kalau masyarakat udah memandang korupsi sebagai sesuatu yang wajar dan bagian dari proses pemerintahan, itu artinya di masyarakat kita ada problem yang lebih parah dibanding tindak kejahatan maupun kejatuhan moral.

Baca juga :  Jebakan Logika Bedah Kasus Nadiem?

Sebab itu artinya, negara ini mengidap kanker politik yang menumbuhkan pemerintahan demokrasi yang sinistik dan pada akhirnya menjalar ke seluruh warganya. Wah, jangan sampai parah  kayak gitu deh ya. Apalagi PKS selalu gembar-gembor paling agamis dan berketuhanan, masa iya enggak malu ketauan korupsi melulu sih? (R24)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...