HomePinPol TVHorizonKenapa MBS Buat Saudi Jadi Moderat?

Kenapa MBS Buat Saudi Jadi Moderat?

Kecil Besar
Arab Saudi dikenal sebagai negara yang identik dengan Agama Islam, bahkan dianggap sebagai negara Islam konservatif. Namun, dinamika sosial politik di Saudi belakangan ini justru memperlihatkan keadaan yang sebaliknya.

Sejumlah kebijakan-kebijakan kontroversial muncul setelah Mohammed bin Salman, atau MBS, menjadi Putera Mahkota dari Raja Salman pada 21 Juni 2017. Semua hal ini tentu membuat banyak orang bertanya-tanya, mengapa Saudi, yang sebelumnya dianggap sebagai pilar negara Islam konservatif tiba-tiba sangat terbuka dan cenderung moderat?
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna

#Trending Article

Politik Deteransi Korea Utara

pinterpolitik.com - Hubungan Jepang–Korea Utara saat ini belum memiliki hubungan diplomatik yang resmi, tetapi sudah ada pertemuan diplomatik antara kedua negara untuk membahas masalah...

Apa yang Akan Terjadi di 2017?

Tahun 2017 sudah kita masuki. Akan ada banyak masalah politik dan hukum yang terjadi di tahun ini. Oleh karena itu, Pinterpolitik memprediksi beberapa isu yang akan menjadi fokus politik dan hukum di tahun ini.

Sejarah Mega Korupsi BLBI

KPK kembali membuka kasus BLBI yang merugikan negara sebanyak 640 Triliun Rupiah setelah lama tidak terdengar kabarnya. Lalu, bagaimana sebetulnya awal mula kasus BLBI...

Ketika BTS dan ARMY Masuk Politik

https://youtu.be/TJad74y1jYg BTS merupakan Boyband tersohor asal Korea Selatan yang jadi salah satu grup musik terpopuler di dunia. Bahkan, Bangtan Boys ini sampai ngebius perhatian industri...

3 Srikandi Andalan Jokowi

Di tengah isu perombakan kabinet atau Reshuffle, banyak yang meramal jika Menteri Sri Mulyani, Susi Pudjiastuti, dan Rini Soemarno, akan terkena goncangan atau dicopot...

Politik Dua Kaki PAN

Sejak bergabung dengan koalisi partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK dan diberi jatah satu jabatan menteri di Kabinet Kerja, PAN justru banyak bersikap kontra dengan kebijakan...

Ini Kesamaan Jokowi dan Gorbachev

Pembatasan jam operasional dan aktivitas para pedagang kecil, telah melahirkan riak-riak gejolak sosial. Konteks riak-riak gejolak sosial pada akhirnya merembet ke level elite, di mana beberapa kepala daerah terkesan “berat” terhadap kebijakan perpanjangan PPKM.

Sejarah Partai Masyumi, Mungkinkah Kembali?

Natsir memang menjadi salah satu tokoh nasional yang identik dengan salah satu partai Islam terbesar di Indonesia, Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia atau Masyumi Dianggap...

More Stories

Jokowi Jadi “Korban” Drama Zelensky-Putin?

https://www.youtube.com/watch?v=6qISKmZp74Y

Jika Revolusi Bolshevik Tidak Terjadi

https://www.youtube.com/watch?v=DIFjP2VsJ9s

Operasi Intelijen Bikin Netizen Indonesia Pro-Rusia

https://www.youtube.com/watch?v=3qsjXac16Ko